Connect with us

Berita Utama

Senjata Tajam Sudah Disiapkan dan Tempat Saling Bantai telah Ditentukan, Jika Tak Terdeteksi Polisi Entahlah..

Published

on

ILUSTRASI PEMBUNUH SANTRI PONPES BANI UTSMAN

FOTO ILUSTRASI Kejahatan. (Dok. BantenHits)

Tangerang – Andai polisi tak mampu mendeteksi dini, tak tertutup kemungkinan darah manusia akan tumpah sia-sia pada Sabtu malam, 18 Juni 2022.

Berkat kesigapan jajaran Polres Metro Tangerang Kota, tawuran geng motor berhasil dicegah. Polisi berhasil merampas senjata tajam dari para anggota geng motor yang hendak tawuran itu.

Dikutip BantenHits.com dari detik.com, polisi menangkap 11 anggota geng motor di Kota Tangerang, yang janjian akan tawuran lewat media sosial.

Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Zain Dwi Nugroho mengatakan geng motor ini terdeteksi oleh timnya. Namun polisi bisa mengidentifikasi dan menangkap 11 orang.

“Tidak ada tawuran, sudah janjian namun bisa kita antisipasi terlebih dahulu. Mereka udah janjian terdeteksi dari tim polres kemudian dilakukan patroli ternyata benar ditemukan kemudian diamankan,” katanya, Minggu, 19 Juni 2022.

BACA :  Puluhan Tahun Tak Terjamah Fasilitas Kesehatan, Pandeglang Selatan Kini Punya Rumah Sakit

Dari 11 orang yang diamankan ini, enam di antaranya kedapatan membawa senjata tajam (sajam).

“Sebelas orang kita amanin, 6 bawa sajam. Antar kelompok antar geng motor janjiannya lewat medsos,” tambahnya.

Seluruhnya diamankan di Karang Tengah, Kota Tangerang. 2 dari 11 orang yang diamankan berusia di atas 18 tahun.

“Sebelas orang ini dua di antaranya sudah di atas 18 tahun sisanya masih berusia 16-17 tahun,” tuturnya.

Saat ini, 11 orang beserta barang bukti senjata tajam diamankan ke Polres Metro Tangerang Kota. Selain itu, handphone milik anggota geng motor turut disita.

Editor: Fariz Abdullah

 



Darusssalam Jagad Syahdana mengawali karir jurnalistik pada 2003 di Fajar Banten--sekarang Kabar Banten--koran lokal milik Grup Pikiran Rakyat. Setahun setelahnya bergabung menjadi video jurnalis di Global TV hingga 2013. Kemudian selama 2014-2015 bekerja sebagai produser di Info TV (Topaz TV). Darussalam JS, pernah menerbitkan buku jurnalistik, "Korupsi Kebebasan; Kebebasan Terkorupsi".

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *




Terpopuler