Connect with us

Berita Utama

Duh, Pengungkapan Dugaan Korupsi Pejabat Dinsos Lebak Terganjal Hasil Audit BPK

Published

on

ILUSTRASI Kejati Banten Tetapkan Tiga Tersangka Korupsi Pengadaan Genset di RSUD Banten

FOTO ILUSTRASI Korupsi. Pengungkapan dugaan korupsi pejabat dinsos Lebak terganjal audit BPK RI soal kerugian negara. (istimewa)

Lebak- Dana bantuan bencana di Kabupaten Lebak dikabarkan dikorupsi oknum pejabat Dinas Sosial (Dinsos). Adalah ET nama yang ramai disebut.

Ia dihebohkan telah menilap dana bantuan untuk korban bencana pada bulan Februari-Maret 2021. Total dana yang diduga ‘dikantongi’ mencapai Rp341 juta.

Kekinian kasus tersebut tengah digarap oleh Polres Lebak. Korps bhayangkara telah memeriksa ratusan saksi untuk mengungkap kasus dugaan korupsi tersebut.

Nahas, hingga saat ini proses pengungkapan terbilang mandeg. Pasalnya, pihak kepolisian masih menunggu hasil audit dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

“Kami masih menunggu audit kerugian negara kang, Dari BPK Provinsi Banten. Apabila sudah keluar kita bisa ke tahap selanjutnya,”kata Kanit Tipikor Polres Lebak, Ipda Puti Ari Sanjaya kepada BantenHits, Rabu, 22 Juni 2022.

BACA :  Pemerintah Bocorkan Skema dan Besaran THR dan Booster Kinerja PNS 2022, Besarannya Bikin Senyum Merekah

“Sudah pemeriksaan saksi-saksi,”tambahnya.

Diketahui, ET Kepala Bidang Penanganan Fakir Miskin dan Perlindungan Jaminan Sosial (PFM Linjamsos) Dinas Sosial (Dinsos) Lebak dicopot dari jabatannya.

Bukan tanpa alasan, pencopotan ET karena dirinya ramai dikabarkan telah menilep duit bantuan untuk korban bencana di Kabupaten Lebak.

“Iya, udah dinonjobkan menjadi staf oleh Bupati Lebak. Sekarang, sudah ada penggantinya, yakni Agus Setiawan. Dia orang lama di Dinsos Lebak,” kata Kepala Dinsos Lebak, Eka Darmana Putra kepada awak media, Rabu, 6 Oktober 2021.

Mengakui Menilap Duit

Inspektur Pengadu Tiga, Dudung Kurniawan membenarkan pihaknya telah memeriksa ET yang tak lain Kepala Bidang Limjamsos.

“Ada penyalahgunaan wewenang tidak menyalurkan. Totalnya masih dicek,”kata Dudung saat dihubungi awak media, Kamis, 30 September 2021.

BACA :  Data Corona di Laman Info Corona Pemprov Banten Kacau, Kesalahan Diduga Terjadi karena Server Down

Kepada petugas, menurut Dudung, ET menggunakan duit tersebut untuk berbisnis dan akan segera mengembalikan dana yang berasal dari APBD Lebak tersebut.

“ET sudah diperiksa, dan ET sudah mengakui bahwa uang itu di ambilnya dan pengakuan ET akan segera dikembalikan. Namun sampai saat ini belum ada iktikad baik dari ET,”katanya.

Hingga berita ini publish Bantenhits masih mengupayakan konfirmasi ET dan pihak BPK Provinsi Banten.

Editor: Darussalam Jagad Syahdana 



Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *




Terpopuler