Connect with us

Berita Terbaru

Rangkasbitung Bakal Jadi Stasiun Sentral; Diperluas Tahun 2023-2024

Published

on

FOTO ILUSTRASI. Kondisi stasiun Rangkasbitung saat diterapkan penghentian sementara layanan naik-turun Penumpang. (Bantenhits/Fariz Abdullah)

Lebak- Balai Teknik Perkeretaapian (BTP) Wilayah Jakarta dan Banten menyebut Stasiun Rangkasbitung direncanakan akan menjadi stasiun hub atau sentral.

Bukan tanpa alasan, hal itu dilakukan karena pertumbuhan penumpang menuju stasiun Tanah Abang semakin tinggi.

Belum lagi, Rangkasbitung menjadi lokasi yang strategis dan pola operasi di wilayah Banten dan sekitarnya, juga melayani rute menuju Merak. Apalagi, nantinya terkait dengan rencana reaktivasi rute Rangkasbitung-Labuan.

“Beban Stasiun Rangkasbitung cukup berat, maka perlu menambah kapasitas layanan dan area. Terkait dengan integritas dan koneksitas, ini juga jadi concern kami,” kata Kepala Balai Teknik Perkeretaapian (BTP) Wilayah Jakarta dan Banten, Rode Paulus Gagok Pudjiono, saat ekspose rencana perluasan pembangunan Stasiun Rangkasbitung, di lantai 3 Gedung Setda Lebak, Rabu, 22 Juni 2022.

BACA :  Ketauan Nyuri Burung di Grand Puri Laras, Pemuda di Pisangan Ciputat Tangsel Tewas Dihakimi Warga

Perluasan Stasiun Rangkasbitung akan dibagi menjadi dua tahap. Tahap pertama pada tahun ini akan dilakukan perbaikan rel, dan pembangunan stasiun pada tahap dua di tahun 2023-2024.

“Tahap satu pembangunan peronnya, yang temporery sekarang bisa permanen. Secara keseluruhan pembangunan terdiri dari 9 track terdiri dari 3 jalur stabling atau jalur parkir kereta, 2 jalur untuk KRL, 2 jalur KA Lokal, dan 1 jalur Depo,” papar Redo.

Terkait dengan lahan untuk tahap dua, diharapkan bisa selesai dalam waktu dekat. Dukungan dari pemerintah daerah diperlukan agar pelaksanaan pembangunannya bisa dilaksanakan.

Editor: Darussalam Jagad Syahdana 



Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *




Terpopuler