Connect with us

Berita Terbaru

Gaes, Sekarang Ponpes Terpadu Bismillah Punya Jurusan Pertanian

Published

on

Pimpinan Pondok Pesantren Terpadu Bismillah, Kh. Alvi Ruzabad menyebutkan Ponpes Bismillah kini memiliki jurusan pertanian. (Bantenhits/Muhammad Uqel)

Serang- Pondok Pesantren (Ponpes) terpadu Bismillah yang berlokasi di Padarincang, Kabupaten Serang resmi melaunching program jurusan pertanian bagi siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). Tujuannya mencetak generasi petani yang paham akan potensi agraria di Kabupaten Serang.

Pimpinan Pondok Pesantren Terpadu Bismillah, Kh. Alvi Ruzabady mengatakan, potensi pertanian di Kabupaten Serang sangat besar, terlebih di wilayahnya belum ada SMK yang memiliki program studi pertanian. Hal itu membuat ia yakin untuk mencetus jurusan pertanian sebagai upaya mencetak generasi petani.

“SMK jurusan pertanian beroperasi tahun ini, potensi siswa kita mencari siswa di ranah pertanian dan otomotif, insya Allah kita optimistis bisa,” ujarnya, Selasa 21 Juni 2022.

BACA :  Selama Operasi Zebra, Penerimaan Pajak Kendaraan Bermotor di Pandeglang Naik Signifikan

Selain pertanian, kata Alvi, Ponpes Bismillah memiliki jurusan otomotif bagi siswa yang tertarik untuk belajar otomotif. Menurutnya, Ponpes Bismillah sudah bekerjasama dengan 14 perusahaan sebagai penempatan tenaga kerja lulusan ponpes nya.

“Kalau siswa udah lulus bisa langsung kerja di perusahaan. Nah mungkin pasar kita disitu,” terangnya.

Sementara itu, Bupati Serang, Ratu Tatu Chasanah berharap jurusan pertanian yang baru saja dilaunching bisa bersinergi dengan Dinas Pertanian (Distan) Kabupaten Serang agar siswa dapat belajar langsung di lapangan bukan hanya teori saja.

“Biar ada praktek turun ke lapangan, diharapkan bisa membuka lapangan pekerjaan, tidak hanya pencari kerja, itu target Pemkab,” imbuhnya.

Editor: Fariz Abdullah

BACA :  Satu Tersangka Penilap Pajak di Samsat Kelapa Dua Dikenal 'Pemain Lama'; Didepak Ratu Atut, Tapi Direkrut Lagi di Era WH 



Muhammad Uqel Assathir menggeluti dunia jurnalistik sejak menjadi aktivis kampus. Uqel--begitu dia biasa disapa-- menghabiskan waktu selama kuliah untuk menyelami dunia pergerakan mahasiswa dan jurnalistik kampus. Pria asal Kabupaten Serang ini memiliki ketertarikan juga terhadap dunia desain.

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *




Terpopuler