Connect with us

Berita Terbaru

Bu Tatu Lapor! Ada Cairan Hitam Teror Pesawahan Warga; Padi Jadi Rusak

Published

on

Cairan hitam dan berbusa membanjiri pesawahan warga desa Parakan, Kecamatan Jawilan, Kabupaten Serang. (FOTO Tangkap Layar Video)

Serang- Warga Desa Parakan, Kecamatan Jawilan, Kabupaten Serang dihebohkan oleh adanya cairan hitam berbusa yang mencemari Pesawahan mereka.

Kabarnya, cairan yang berbau tak sedap itu merupakan limbah dari PT Wahana Pemusnah Limbah Industri (WPLI).

Kabar itu berdasarkan sebuah video yang beredar di media sosial. Di mana kondisi limbah cairan yang dibuang itu hitam dan juga berbusa lalu mengalir ke lahan sawah-sawah milik warga sekitar pabrik di Desa Parakan. Akibatnya, benih padi yang belum lama ditanam mengalami kerusakan.

Iyo cekel sing rapet, (ayo pegang yang rapat) waduh ini air limbah yang airnya berbahaya hitam berbusa, ini minta ganti rugi sawah kita terkena limbah, waduh kalau tidak nanti di viralkan, neh busa-busa yang berbahaya tuh air limbah, sawah masyarakat jadi rusak, tuh lihat WPLI sangat berbahaya busanya, airnya hitam bahkan cacing ada belut pada mati, tuh air limbah berbahaya ke sawah-sawah warga, minta tanggung jawaban pihak WPLI kasihan para petani, iya klo di makan padinya terkena racun, benih-benih pada ancur benih padi woyy., mau di bawa kemana ini, airnya berbusa airnya pekat, tuh airnya berbusa tuh, air racun, bahkan bibit benih ancur tuh,” ujar suara dalam video berdurasi 2.50 menit tersebut, Kamis 23 Juni 2022.

BACA :  Lapak PKL di Pasar Badak dan Alun-alun Pandeglang Diangkut Satpol PP

Video dugaan pencemaran tersebut merupakan kiriman seorang warga Desa Parakan yang merekam kejadian tersebut pada Rabu, 22 Juni 2022.

Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Serang, Prauri mengatakan, sampai saat ini pihaknya masih menunggu laporan langsung dari warga, jika benar ditemukan ada pencemaran lingkungan dirinya akan langsung turun ke lapangan untuk melakukan pengecekan.

“Itu dilihat dulu siapa yang mengeluarkan izin,kalau kewenangan pusat saya akan laporkan ke pemerintah pusat, kalau provinsi saya akan laporkan ke pemprov. Tapi kalau itu kewenangan Pemkab Serang saya akan tegur, paling tidak bikin surat pernyataan. Kita tegas,” ungkapnya.

Hingga berita ini publish Bantenhits masih mengupayakan konfirmasi pihak PT WPLI.

BACA :  Warga Pandeglang Tak Puas dengan Kinerja DBMSDA, Kadis: Wajar-wajar Saja

Editor: Fariz Abdullah



Muhammad Uqel Assathir menggeluti dunia jurnalistik sejak menjadi aktivis kampus. Uqel--begitu dia biasa disapa-- menghabiskan waktu selama kuliah untuk menyelami dunia pergerakan mahasiswa dan jurnalistik kampus. Pria asal Kabupaten Serang ini memiliki ketertarikan juga terhadap dunia desain.

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *




Terpopuler