Connect with us

Berita Pemda

KKN di Desa Tanara, Mahasiswa UGM ‘Ditantang’ Beri Kontribusi Nyata

Published

on

Mahasiswa UGM yang akan melaksanakan KKN di Desa/ Kecamatan Tanara, Kabupaten Serang diterima Bupati Serang, Ratu Tatu Chasanah, Senin, 27 Juni 2022.(Istimewa)

Serang – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang menerima 30 Mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta untuk melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Desa Pedaleman dan Desa Tanara, Kecamatan Tanara, Kabupaten Serang, Senin, 27 Juni 2022.

Bupati Serang, Ratu Ratu Chasanah mengatakan, Mahasiswa UGM Yogyakarta diharapkan dapat membantu Pemkab Serang dalam merealisasikan potensi wisata religi dan kebudayaan yang ada di Tanara. Sehingga, masyarakat sekitar dapat merasakan dampak positif untuk mendongkrak perekonomiannya. 

“Seperti yang tadi saya sampaikan, salah satu kerjasama ini adalah Mahasiswa membantu Pemkab Serang dalam merealisasikan Tanara menjadi daerah wisata religi, kita tau disana ada sejarah Syaikh nawawi Al – Bantani,” ujarnya, Senin 27 Juni 2022.

BACA :  Senin Ini RSUD Kota Tangerang Mulai Beroperasi Jadi RS Khusus Covid-19, Tenaga Medis Cemaskan Jaminan Perlindungan

Dikatakan Tatu, rangkaian kerjasama Pemkab Serang dengan UGM Yogyakarta ini merupakan suatu program guna menggali potensi serta meneliti kondisi di Kecamatan Tanara.

Melalui KKN yang dilakukan Mahasiswa UGM nantinya akan ada laporan apa yang menjadi persoalan agar dapat menjadi perbaikan serta rencana pembangunan ke depan. 

“Saya sangat meyakini betul bahwa ada kontribusi yang positif dari Mahasiswa UGM untuk Masyarakat, begitupun sebaliknya karena Mahasiswa juga butuh masukan potret kondisi sebetulnya yang ada di Kabupaten Serang ini,” ucap Tatu.

“Kami juga butuh masukan dari Mahasiswa bapa yang mereka lihat di masyarakat apa yang menjadi kekurangan menjadi masukan untuk Pemkab Serang menjadi bagian dari rencana pembangunan kedepan,” sambungnya.  

BACA :  HUT Korpri Ke-49, Kinerja ASN di Kab. Serang Diklaim Meningkat

Tatu menjelaskan, pelaksanaan KKN Mahasiswa UGM ini sudah dilakukan pemetaan untuk menggali potensi tambak, rumput laut, udang, serta pengembangan wisata religi. 

“Di Tanara ada potensi Tambak, mereka nanti menggali potensi itu, apa yang masih jadi kekurangan untuk pengembangan budidaya tambak ikan, rumput laut, udang. Apa yang bisa dikembangkan lagi disana semoga berdampak positif. Bisa jadi bahan perencanaan Pemkab Serang kedepannya,” ujarnya. 

Sementara itu, Dosen Pembimbing Lapangan UGM Yogyakarta, Sudaryatno mengatakan, 30 Mahasiswa yang  ditugaskan nantinya mewakili empat cluster diantaranya, Sosial dan Hukum (Soshum), Sains dan Teknologi (Saintek), Kedokteran, dan Agro.

“Nah, dari semua cluster itu kita akan mengupayakan pemberdayaan masyarakat, pengembangan wisata religi, dan kesehatan,” katanya. 

BACA :  'Hilang' Usai Ditinggal Pergi Suami, Wanita Muda di Lingkungan Cikuasa Ditemukan Tewas Mengambang di Bekas Galian Pasir

Sudaryatno menuturkan, terkait revitalisasi wisata pihaknya tidak hanya fokus pada soal budayanya saja, tapi bagaimana menyiapkan masyarakat yang nantinya sudah siap untuk merawat lingkungan serta menciptakan ekonomi kreatif melalui pembangunan museum dan islamic center di Tanara. 

 “Rencana besar adanya mesium dan islamic center di Tanara. Sehingga masyarakat sudah siap ketika itu sudah berjalan dalam hal ini permasalahan utama dari wisata soal kebersihan,” terangnya. 

Dia mengatakan, mahasiswa juga diarahkan untuk bisa mengembangkan potensi tambak ikan bandeng, rumput laut, serta udang agar bisa menanam mangrove agar dapat menjaga stabilitas tanah dari abrasi. 

“Harapannya mereka ada kontribusi. Untuk itu, tempat tambak disana kan ada mangrove perlu diperhatikan rencananya warga akan diajak belajar ke daerah Lontar Tirtayasa untuk menjadi wisata mangrove yah,” harapnya.

Editor: Darussalam Jagad Syahdana



Muhammad Uqel Assathir menggeluti dunia jurnalistik sejak menjadi aktivis kampus. Uqel--begitu dia biasa disapa-- menghabiskan waktu selama kuliah untuk menyelami dunia pergerakan mahasiswa dan jurnalistik kampus. Pria asal Kabupaten Serang ini memiliki ketertarikan juga terhadap dunia desain.

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *




Terpopuler