Connect with us

Berita Utama

Intelijen Kantongi Identitas Kelompok Pengguna Isu SARA dan Politik Identitas di Kabupaten Serang, KPU Beberkan Cirinya

Published

on

Ketua KPU Kabupaten Serang, Abidin Nasyar menyebut kelompok pengguna isu SARA dan politik identitas di Kabupaten Serang sudah dikantongi BIN. (Dok. BantenHits.com) 

Serang – Komisi Pemilihan Umum atau KPU Kabupaten Serang menggandeng pihak kepolisian guna memberikan pemahaman terhadap masyarakat agar dapat mencegah isu sara serta politik identitas dalam perhelatan Pemilu 2024 mendatang.

“Ini perlu ada keterlibatan masyarakat, isu SARA dalam Pemilu kadang menjadi sesuatu yang memecah belah bangsa dan rakyat. kalau KPU Pada prinsipnya sebagai penyelenggara maka penting keterlibatan masyarakat,” kata Ketua KPU Kabupaten Serang, Abidin Nasyar kepada BantenHits.com, Senin 04 Juli 2022.

“Maka kita menggandeng instansi baik dengan kepolisian untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat,” sambungnya.

BACA :  Hore! Dana Tunggu Hunian Korban Banjir Bandang di Lebak Segera Cair ke Rekening; Nilainya Rp500 Ribu

Abidin mengatakan, pihaknya sudah berkoordinasi dengan Badan Intelijen Negara (BIN) Kabupaten Serang untuk melakukan pemetaan daerah mana saja yang sekiranya masih rawan terjadi konflik akibat isu SARA.

“Itu biasanya kelompok tertentu, seolah yang sama dengan mereka itu yang paling benar dan yang di luar kelompok mereka itu salah. Nah, antisipasi itu sudah kita lakukan. Dengan BIN sudah kordinasi untuk pemetaan titik mana saja yang masih rawan,” ujarnya.

Abidin mengungkapkan, di Kabupaten Serang sendiri daerah yang terindikasi masih ada kelompok yang kerap kali menggiring isu SARA pada momentum Pemilu itu ada datanya di BIN.

“Adalah, itu persoalan intelijen. Kalau KPU itu sebagai penyelenggara saja,” ujarnya.

BACA :  Sidak ke Tangsel, Menpan RB: Absen Harus Online

Dikatakan Abidin, KPU bersama BIN serta instansi terkait akan terus berupaya melakukan pencegahan dini, pemetaan titik wilayah serta evaluasi dari pelaksanaan Pemilu 2019 silam merupakan modal utama untuk mencegah terjadinya konflik.

“Pencegahan dini tentu kita terus koordinasikan. Kalau di Serang itu relatif. Kalau kemarin itu daerah pontang masih banyak kelompok garis keras, ada sejumlah titik yang sudah kita antisipasi. Makanya pemahaman itu penting,” ungkapnya.

“Mudah-mudahan dengan bubarnya kelompok itu, tidak lagi ada isu SARA dalam Pemilu 2024,” imbuhnya. 

Editor: Darussalam Jagad Syahdana



Muhammad Uqel Assathir menggeluti dunia jurnalistik sejak menjadi aktivis kampus. Uqel--begitu dia biasa disapa-- menghabiskan waktu selama kuliah untuk menyelami dunia pergerakan mahasiswa dan jurnalistik kampus. Pria asal Kabupaten Serang ini memiliki ketertarikan juga terhadap dunia desain.

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *




Terpopuler