Connect with us

Berita Pemda

Porsadin Dapat Membentuk Karakter, Santri Diharapkan Mampu Bersaing Jadi Manusia Unggul

Published

on

Wakil Bupati Serang Pandji Tirtayasa saat membuka gelaran Porsadin V tingkat Kabupaten Serang di Pondok Pesantren Miftahunnajah Kampung Lamongan, Desa Tonjong, Kecamatan Kramatwatu, Selasa, 5 Juli 2022.(BantenHits.com/ Muhammad Uqel)

Serang – Wakil Bupati Serang Pandji Tirtayasa menyebutkan bahwa Pekan Olahraga dan Seni Antar Diniyah atau Porsadin dapat membentuk karakter anak.

Hal itu disampaikan Pandji usai membuka gelaran Porsadin V tingkat Kabupaten Serang di Pondok Pesantren Miftahunnajah Kampung Lamongan, Desa Tonjong, Kecamatan Kramatwatu, Selasa, 5 Juli 2022.

“Porsadin ini bagian dari pada membentuk karakter anak-anak santri, anak-anak (Madrasah Diniyah),” ujarnya, Selasa 05 Juli 2022.

Turut hadir Tokoh Pemuda yang juga Wakil Gubernur Banten periode 2017-2022, Andika Hazrumy, Wakil Ketua DPRD Banten, Fahmi Hakim, Anggota DPRD Banten, Muchsinin, Kepala Bagian (Kabag) Kesejahteraan Masyarakat (Kesra) Setda Kabupaten Serang, Febrianto dan ribuan santri diniyah se Kabupaten Serang.

Pandji mengatakan, selain mereka belajar agama di sekolah madrasah, melalui perhelatan Porsadin mereka dibentuk guna memiliki jiwa sportivitasnya, fisiknya yang prima serta mempunyai jiwa seni.

BACA :  Kades di Kota Badak Diwarning, Tak Boleh Terlibat Politik Praktis di Pilkada Pandeglang

“Karena hidup itu harus punya punya seni juga, makanya dari awal mereka harus dibekali itu dengan ilmu keagamaan, ilmu pengetahuan, teknologi kita bekali juga dengan fisik prima yang sehat, kita berkali juga dengan harmoni kehidupan melalui pendekatan kehidupan seni,” katanya.

Sehingga, Pandji berharap para santri Madrasah Diniyah mampu bersaing dengan lembaga-lembaga pendidikan yang lainnya, dan bersaing sebagai manusia-manusia unggul.

“Ini adalah lembaga pendidikan, Madrasah Diniyah, madrasah yang dikelola Kementerian Agama, prodaknya sama yaitu memproduksi manusia-manusia yang unggul. Tentunya bukan unggul secara ilmu pengetahuan, dia unggul secara akhlak, kepribadian dan sportivitas dan punya harmoni kehidupan,” tandasnya.

Oleh karena itu, Pandji juga mengatakan, bagaimana anak-anak menata hidupnya ke depan, bagaimana menjadi aset nantinya, menjadi modal pembangunan bangsa yang akan datang, dan bagaimana menjadi pewaris atau memegang estafet kepemimpinan di Kabupaten Serang di tingkat provinsi atau di tingkat nasional.

BACA :  Nyawa Wanita Penumpang Mitsubishi Pikap Melayang usai Hantam Truk Nissan yang Kehabisan Bensin di Tol Tangerang - Merak

“Karena pada saatnya yang sepuh-sepuh ini akan di ganti perannya oleh mereka-mereka, oleh karena itulah lembaga pendidikan melalui porsadin adalah bagian mempersiapkan mereka untuk menjadi dan siap menjadi memegang estafet pimpinan yang akan datang,” ucapnya. 

Terkait peran Madrasah Diniyah atau MD, tambah Pandji, Pemkab Serang melalui Peraturan Daerah (Perda) Nomor 7 Tahun 2020 tentang Madrasah Diniyah Tamiliyah mewajibkan anak-anak yang ingin melanjutkan pendidikan ke jenjang Sekolah Menengah Pertama atau SMP untuk memiliki Ijazah Madrsah Diniyah. Karena diharapkan mereka mempunyai basis keagamaan yang kuat, mempunyai karakter kepribadian keagamaan yang kuat.

“Karena yang kita dorong bukan hanya sekedar manusia-manusia yang unggul di bidang informatika dan teknologi, tapi kita pun berharap kita menginginkan manusia-manusia unggul dia menguasai pengetahuan teknologi, dan dia pun mempunyai keimanan, ketakwaan, punya akhlak serta kepribadian yang baik secara agamis,” tuturnya.

BACA :  Pasien Ditandu Terus Berulang, Komisi IV DPRD Pandeglang Minta Pemkab Cari Solusi

Ketua Dewan Pengurus Cabang (DPC) Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah (FKDT) Kabupaten Serang, Hasanudin mengatakan, untuk kegiatan Porsadin digelar setiap tahun dan dilaksanakan hanya satu hari dengan sembilan mata lomba meliputi Tahfidzh, Musabaqah Qiroatil Kitab Safinatun Najah, Cerdas Cermat, Pidato Bahasa Indonesia, Pidato Bahasa Arab, Musabaqah Tilawatil Qur’an, Murrotal Wal Imla, Kaligrafi yang di ikuti oleh 248 peserta dari 29 kecamatan Kabupaten Serang.

“Insya Allah berjalan lancar kita menggali kreatifitas anak, kemudian kita menggali kemampuan anak untuk mencetuskan generasi Islami di kemasyarakatan menjadikan maju dan bermartabat di Kabupaten Serang, itu harapan kita,” ujarnya.

Hasanudin menargetkan pada gelaran Porsadin tingkat Provinsi Banten pada Oktober 2022 mendatang perwakilan Kabupaten Serang dapat meraih juara umum.

“Mudah-mudahan target kita juara umum, dan mewakili Banten untuk Porsadin tingkat Nasional,” ucap Hasanudin.

Editor: Darussalam Jagad Syahdana



Muhammad Uqel Assathir menggeluti dunia jurnalistik sejak menjadi aktivis kampus. Uqel--begitu dia biasa disapa-- menghabiskan waktu selama kuliah untuk menyelami dunia pergerakan mahasiswa dan jurnalistik kampus. Pria asal Kabupaten Serang ini memiliki ketertarikan juga terhadap dunia desain.

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *




Terpopuler