Connect with us

Berita Utama

Kajati Banten Isyaratkan Akan Kerangkeng Lagi Terduga Pencoleng Duit Negara; Kredit Macet Bank Banten Rp 65 M Salah Satunya

Published

on

Foto Ilustrasi: Kajati Banten Leonard Eben Ezer Simanjuntak saat mengumumkan pengungkapan korupsi yang ditangani jajarannya. (BantenHits.com/ Mahyadi)

Serang – Langkah pemberantasan korupsi terus dilakukan Kejaksaan Tinggi (Kejati) Banten. Kasus-kasus besar yang menjadi atensi publik satu demi satu sudah masuk ke persidangan.

Kekinian, ‘sinyal bahaya’ kembali dikirim Kejati Banten bagi mereka yang diduga mencoleng uang negara.

Dalam beberapa waktu ke depan, Kejati mengisyaratkan akan memberikan tindakan tegas dan mengumumkan perkembangan dua kasus ‘kakap’ yang kerugian negaranya sangat besar.

Hal ini katakan langsung Kepala Kejati Banten Eben Leonard Eben Ezer Simanjuntak. Menurutnya, sudah ada dua kasus yang masuk dalam tahap penyidikan di Kejati Banten. 

BACA :  JB Meradang Pejabat Kominfo Banten Sebut Warga Lebak Gaptek

“Di bulan ini ada dua perkara besar yang cukup besar akan saya tetapkan. Satu perkara di bulog naik ke penyidikan, dan satu lagi kita naikan penyidikan perkara Bank Banten,” ujar Eben kepada awak media di Pendopo Gubernur Banten, Kamis 7 Juli 2022.

Seperti diketahui, dugaan korupsi kredit macet di Bank Banten senilai Rp 65 M yang digelontorkan pada 2017 lalu mulai diselidiki penyidik Kejaksaan Tinggi (Kejati) Banten.

Informasi yang diterima BantenHits.com, 10 petinggi bank plat merah milik daerah ini bahkan telah dipanggil penyidik Pidana Khsusus Kejati melalui surat panggilan tertanggal 3 Juni 2022 yang ditujukan ke Legal Division PT Bank Banten. 

Meski demikian, Eben enggan menjelaskannya lebih detail kasus yang saat ini masuk dalam penyidikan kejati Banten tersebut, baik kasus Bulog maupun Bank Banten. 

BACA :  Pengamat: Anggota KTP Harus Dipastikan Tidak Lahir dari Lobi Pihak Manapun

“Mohon (menunggu) teman-teman,” ucap Eben. 

Editor: Darussalam Jagad Syahdana



Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *




Terpopuler