Connect with us

Berita Terbaru

Dominasi Ganjar di Jateng Mulai Rontok, Prabowo Kuasai Jatim

Published

on

Pertemuan Prabowo Subianto dengan Khofifah Indar Parawansa di Gedung Grahadi, Surabaya, Jawa Timur, Selasa, 3 Mei 2022. Foto: SindoNews.com/ rctiplus.

Jakarta – Dominasi Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo yang selalu tampak pada hasil survei capres 2024 ternyata mulai rontok.

Hasil survei kekinian Lembaga survei Lanskap menyebutkan, Ganjar yang dominan suaranya di Jawa Tengah kini perlahan-lahan didekati calon lain, khususnya Prabowo Subianto.

Lanskap menggelar survei secara terpisah di Jateng dan Jatim dengan jumlah responden yang sama yakni 880 orang pada tanggal 29 Juni hingga 8 Juli 2022.

Survei di kedua provinsi itu dilakukan dengan wawancara langsung dengan tingkat kepercayaan 95 persen dan margin of error +/- 3,3 persen.

“Temuan survei menujukkan bahwa Jateng yang menjadi basis utama Ganjar memperoleh dukungan terbesarnya telah terkikis oleh Prabowo, Anies, Puan dan Tri Rismaharini,” kata Direktur Eksekutif Lanskap Mochammad Thoha saat merilis survei, Senin, 18 Juli 2022 seperti dikutip BantenHits.com dari detik.com.

Berikut ini hasil survei elektabilitas tokoh jika pilpres dilaksanakan hari ini di provinsi Jawa Tengah:

BACA :  Mayat Pria Berperawakan Tinggi Besar Ditemukan di Sungai Cisadane, Dua Benda Ini Ditemukan di Kantong Celana

Provinsi Jateng:

1. Ganjar Pranowo 22,4%
2. Prabowo Subianto 20,5%
3. Anies Baswedan 12,1%
4. Puan Maharani 10,2%
5. Tri Rismaharini 3,6%
6. Ridwan Kamil 2,4%
7. Agus Harimurti Yudhoyono 1,1%
8. Basuki Tjahaja Purnama 1,1%
9. Khofifah I Parawansa 1,1%
10. Cak Imin 1,1%
11. Mahfud Md 1,1%
12. Andika Perkasa 1,1%
13. Sri Mulyani 1,1%
Belum punya pilihan 11,2%
TT/TJ 9,9%

Fenomena terkikisnya dominasi Ganjar Pranowo di Jawa Tengah oleh calon lain khususnya Prabowo Subianto, kata Mochammad Thoha, merupakan temuan menarik pada surveinya.

Selain itu, Thoha juga mengaku terkejut dengan hasil elektabilitas Prabowo Subianto di Jawa Tengah. Tampak pada survei, elektabilitas Prabowo Subianto hanya berbeda sedikit dengan Ganjar, yang harusnya menguasai Jateng.

BACA :  Target PKS Banten; Unggul di Pemilu 2024 dan Gembong Sumedi Gubernur

“22,4% publik di Jateng memilih Ganjar bila pemilu dilaksanakan saat ini. Prabowo memberikan kejutan memeroleh elektabilitas 20,5% di Jateng; Anies berada di posisi ketiga dengan elektabilitas 12,1%,” ucapnya.

Berikut ini hasil survei elektabilitas tokoh jika pilpres dilaksanakan hari ini di provinsi Jawa Timur:

Provinsi Jatim:

1. Prabowo Subianto 25,4%
2. Anies Baswedan 13,4%
3. Khofifah 10,2%
4. Ganar Pranowo 9,2%
5. Sandiaga Uno 4%
6. Puan Maharani 3,8%
7. Mahfud Md 3,1%
8. Cak Imin 3,1%
9. Erick Thohir 2,5%
10. Ridwan Kamil 2,2%
11. Basuki Tjahaja Purnama 1,5%
12. Ahmad Syaikhu 1,5%
13. Tri Rismaharini 1,5%
14. Agus Harimurti Yudhoyono 1,1%
15. Sri Mulyani 1,1%
16. Surya Paloh 1,1%
17. Airlangga Hartarto 0,8%
18. Tito Karnavian 0,2%
19. Moeldoko 0,1%
20. Andika Perkasa 0,1%
Belum punya pilihan 10,6%
TT/TJ 2,9%

BACA :  Empat Pengelolaan Ikan Asin di Sumur Pandeglang Rusak Disapu Angin Puting Beliung

Thoha membeberkan, di Jatim, Prabowo Subianto unggul jauh dari para tokoh lainnya dengan elektabilitas 25,4 persen.

“Temuan di Jatim menunjukkan hal yang berbeda. Prabowo keluar sebagai capres dengan elektbilitas tertinggi dengan persentase keterpilihan sebesar 25,4%. Sementara posisi berikutnya ditempati berturut-turut oleh Anies (13,4%), Khofifah (10,2%), Ganjar (9,2%), Sandiaga (4%), dan calon lainnya,” ujarnya.

Meski demikian, dia menyebut masih ada cukup banyak masyarakat yang belum menentukan pilihannya. “Masih ada 13,5% penduduk Jatim yang belum menentukan pilihannya,” imbuhnya.

Editor: Fariz Abdullah

 



Darusssalam Jagad Syahdana mengawali karir jurnalistik pada 2003 di Fajar Banten--sekarang Kabar Banten--koran lokal milik Grup Pikiran Rakyat. Setahun setelahnya bergabung menjadi video jurnalis di Global TV hingga 2013. Kemudian selama 2014-2015 bekerja sebagai produser di Info TV (Topaz TV). Darussalam JS, pernah menerbitkan buku jurnalistik, "Korupsi Kebebasan; Kebebasan Terkorupsi".

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *




Terpopuler