Connect with us

Berita Terbaru

Tambak Udang Rusak Sawah Produktif di Pandeglang, DPRD: Nanti Kita Cek Izinnya

Published

on

Sawah hijau di Pandeglang dirusak alat berat. Pemilik dikabarkan akan merubah sawah produktif tersebut menjadi tambak udang yang belum terbit izinnya. (Istimewa)

Pandeglang– Komisi I DPRD Kabupaten Pandeglang berencana melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke lokasi pembangunan perusahaan tambak udang di Desa Rancapinang, Kecamatan Cimanggu.

Sidak ini berdasarkan laporan dari masyarakat yang menduga bahwa tambak udang milik PT. Laksa Intan Sukses Makmur Abadi dengan luas 90 hektar itu belum mengantongi izin. Meski demikian, pihak perusahaan sudah melakukan pengolahan lahan.

“Sesuai laporan warga kami tindaklanjuti, untuk memastikan apakah tambak udang itu sudah ada izin atau belum,” kata Ketua Komisi I DPRD Pandeglang Endang Sumantri, Senin, 18 Juli 2022.

BACA :  Provinsi dengan Penurunan Kasus COVID-19 Aktif Diminta Tetap Tingkatkan 3T

Endang menjelaskan, perusahaan tambak udang yang belum berizin bakal merugikan negara. Ditambah, menurut informasi yang dia terima lahan tambak udang tedsebut merupakan sawah produktif meski tidak masuk Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B).

“Kalau belum berizin, perusahaan harus mengurus izinnya, jangan dulu mengolah lahan. Karena jika berizin pendapatan daerah bertambah,” tuturnya.

Sementara Ketua Forum Pemuda Pelajar dan Mahasiswa Cibaliung, Maman Lukman meminta Satpol PP menutup sementara pembangunan tersebut sampai izinnya keluar.

“Pemkab Pandeglang harus berani memberikan efek jera kepada investor yang abai terhadap perizinan. Soalnya saya perhatikan banyak investor yang membangun dulu baru mengurus izin,” tutup Maman.

Editor: Fariz Abdullah

 

BACA :  Ulah Sugiono Buat Onar di Ponpes Abuya Uci Bikin sang Istri Trauma, Berharap Tak Dibebaskan Polisi



Memulai karir jurnalistik di BantenHits.com sejak 2016. Pria kelahiran Kabupaten Pandeglang ini memiliki kecenderungan terhadap aktivitas sosial dan lingkungan hidup.

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *




Terpopuler