Connect with us

Berita Terbaru

Tak Diberi Uang Jajan Pemuda Pengangguran di Kasemen Ngamuk; Kakak Kandung Dibabat Golok, Keluarga Mau Digorok

Published

on

Tak diberi uang jajan pemuda pengangguran di Kasemen babat kakak pakai golok. Foto: Korban menunjukkan tangan kanan yang luka akibat sabetan golok. (BantenHits.com/ Mahyadi)

Serang – IF, seorang pemuda pengangguran di Kelurahan Kilasah, Kecamatan Kasemen, Kota Serang, benar-benar keterlaluan. Dia nekat membacok kakak kandungnya hingga luka. Tak hanya itu, dia juga mengancam akan menggorok keluarganya.

Aksi brutal ini dipicu sikap IF yang saban hari meminta uang kepada keluarga. Namun, saat kejadian pada Selasa, 12 Juli 2022, keluarga tak mengabulkan permintaan IF hingga akhirnya mengamuk.

Aspuri (42), kakak IF yang menjadi korban keberingasan IF mengatakan, akibat sabetan golok IF, dirinya menderita luka sabetan golok di bagian tangan sebelah kanan.

BACA :  BKD Kabupaten Pandeglang Tegaskan Belum Ada Kepastian soal Pendaftaran P3K

Kepada BantenHits.com, Aspuri menceritakan, peristiwa terjadi pada 12 Juli 2022 sekitar jam 14.00 WIB di halaman rumah saudaranya bernama Sarwati.

Saat itu, IF tengah terlibat cekcok dengan keluarga akibat ulah IF yang selalu meminta uang kepada keluarga. Karena tak diberi uang jajan, IF berang lalu mengamuk.

Aspuri selaku kakak, mencoba melerai keributan tersebut. Namun, bukannya mereda pelaku IF mengambil golok dan menyabetkannya kepada Aspuri hingga mengenai tangan. 

“Jadi adik saya ini tidak kerja, mainnya minta aja sama keluarga sampe berontak mau ngancem ngegorok juga,” kata Aspuri, Selasa, 19 Juli 2022.

Kasus tersebut, lanjutnya, telah dilaporkan ke Polsek Kasemen. Namun, sepekan sejak kejadian belum ada tanda kasus ditindaklanjuti.

BACA :  Ratusan Warga Binaan di Lapas Kelas II A Serang Bakal Divaksinasi COVID-19

“Sampai sekarang tidak ada kabar dari polsek. Si pelaku masih adik saya, sampai sekarang masih di rumah belum ditangkap,” jelas Aspuri sambil menunjukkan jahitan luka di tangannya.

Melalui surat pemberitahuan hasil penelitian laporan, Kapolsek Kasemen AKP Ugum mengatakan bahwa laporan pengaduan korban telah ia terima dan akan diselidiki selama 30 hari dan kemungkinan diperpanjang penyelidikan lebih lanjut. 

Editor: Darussalam Jagad Syahdana

 



Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *




Terpopuler