Connect with us

Berita Terbaru

Potret Prihatin Gedung Sekolah Negeri di Lebak: Atap Ambruk, Dinding Retak Hingga Belajar Bergantian

Published

on

Kondisi gedung SD Negeri 3 Muncangkopong, Kecamatan Cikulur, Kabupaten Lebak memprihatinkan. (Istimewa)

Lebak- Potret memprihatinkan harus dialami oleh para pelajar SD Negeri 3 Muncangkopong, Desa Muncangkopong, Kecamatan Cikulur, Kabupaten Lebak.

Bagaimana tidak, mereka harus belajar bergantian karena kondisi gedung yang rusak parah.

Kabarnya, sudah belasan tahun gedung mengalami kerusakan. Alhasil, bagian atap ambruk hingga dindingnya retak-retak.

Mujan Kepala Sekolah SD Negeri 3 Muncangkopong mengatakan sebelumnya sudah mengajukan ruangan kelas dan memberitahukannya kepada pihak Dinas Pendidikan Kabupaten Lebak.

“Alhamdulillah kita sudah mengajukan pada bulan Desember tahun 2021, dapat respon baik juga dari pihak Dinas Pendidikan, namun hingga saat ini, memang belum ada perbaikan,” kata Mujan, Rabu, 27 Juli 2022.

BACA :  Lokasi Jauh Jadi Sebab Mobil Pemadam Kebakaran Tiba di Lokasi Kebakaran Pasar Cibaliung

Dirinya menyebutkan jika ruangan yang rusak tersebut ada tiga ruangan, dua ruangan kelas dan satu ruang guru.

“Untuk ruang guru saat ini masih digunakan, walau memang kondisinya cukup memprihatinkan karena bagian atapnya sudah rapuh juga,” ujarnya.

Tak jarang para guru juga harus mengungsi ke ruang kelas, saat ini kondisi sedang hujan. Karena khawatir ada genteng jatuh dan paling ditakutkan ambruk.

“Sangat khawatir cuma kan mau gimana, kita gak ada ruangan lagi buat para guru ya, kalo dalam kondisi hujan sudah pasti air masuk karena bagian atap bocor,” katanya.

Total di SDN 3 Muncangkopong saat ini ada 216 siswa yang masih aktif belajar. Semua siswa-siswi saat ini harus belajar silih berganti.

BACA :  Ratusan Botol Minuman Keras Disita Petugas Gabungan dari Warung Jamu di Kota Cilegon

Karena kondisi ruangan yang saat ini digunakan hanya ada tiga ruangan kelas saja. Siswa bergantian masuk ada yang dimulai Jam 08.00 WIB pagi dan Jam 10.00 WIB pagi.

“Jadi sementara siswa belajar bergantian ada yang masuknya pagi dan ada yang masuknya siang,” ucapnya.

Sementara Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Lebak, Wawan Ruswandi mengatakan perbaikan untuk gedung sekolah sudah didaftarkan ke dapodik dan akan dibangun tahun 2023.

“Sudah ada laporan dan usulan. Sudah diinput juga di dapodik, pembangunan inshaAllah 2023,”kata Wawan.

Editor: Darussalam Jagad Syahdana



Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *




Terpopuler