Connect with us

Berita Terbaru

Kasihan! Warga dan Anak Sekolah di Lebak Harus Naik Rakit untuk Seberangi Sungai Ciberang

Published

on

Kondisi jembatan gantung Cuping mengalami kerusakan sepekan terakhir. Warga terpaksa menggunakan rakit untuk menyeberangi sungai Ciberang. (Istimewa)

Lebak- Masyarakat di Desa Haurgajrug, Kecamatan Cipanas, Kabupaten Lebak memerlukan bantuan pemerintah daerah.

Bagaimana tidak, aktivitas mereka terhambat setelah jembatan gantung di Kampung Cuping rusak.

Warga harus menaiki rakit agar bisa menyeberangi sungai Ciberang. Termasuk bagi para pelajar yang hendak pergi ke sekolah.

Usut punya usut, jembatan gantung Cuping ini merupakan satu-satunya sarana penyeberangan.

“Sudah hampir seminggu jembatan itu rusak, tali sling-nya putus jadi enggak
bisa dilalui warga,” kata Hikmat salah seorang warga, Selasa, 2 Agustus 2022.

Warga harus menyeberangi sungai dengan rakit bambu dikarenakan jika memutar lewat darat harus menempuh jarak yang cukup lumayan jauh karena melewati beberapa kampung.

BACA :  Masih Banyak Iklan Rokok di Fasilitas Umum, Komnas PA Heran Pemkab Pandeglang Bisa Raih Predikat KLA Tingkat Madya

“Lumayan jauh ngelewatin beberapa kampung soalnya. Kasihan anak-anak sekolah bisa telat kalau lewat jalan muter gitu,” ucapnya.

Hikmat menuturkan, jembatan tersebut rusak saat diterjang banjir bandang pada awal tahun 2020 lalu. Memang sempat diperbaiki, namun rusak kembali beberapa hari lalu.

“Waktu kejadian jembatan putus ada warga yang jatuh ke sungai sama motornya. Kayaknya emang udah rapuh ya,” sebut dia.

Ia berharap pemerintah terkait bisa segera turun tangan menangani kerusakan jembatan tersebut supaya aktivitas masyarakat tidak lagi terganggu.

“Apalagi anak-anak sekolah ya kasihan kalau setiap hari harus menyeberangi sungai berangkat dan pulang sekolah. Kalau sungai besar enggak bisa nyeberang, semoga bisa cepat diperbaiki,” katanya.

BACA :  Polisi Periksa Tiga Orang Terkait Penyerangan Suporter Persija di Kota Serang

Sementara Kepala Pelaksana BPBD Lebak, Febby Rizki Pratama mengaku telah menyiapkan perahu karet untuk akses sementara masyarakat di Kampung Cuping.

“Akses sementara kita siapkan satu perahu karet dan relawan yang standby di lokasi. Jadi ngga perlu pakai rakit,”kata Febby.

Editor: Darussalam Jagad Syahdana



Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *




Terpopuler