Connect with us

Berita Terbaru

Zaki Genjot Pembangunan Infrastruktur yang Terunda Akibat COVID-19 lewat APBD Perubahan 2022

Published

on

Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar dan Ketua DPRD Kabupaten Tangerang Kholid Ismail saat paripurna penyerahan dan penjelasan Kebijakan Umum Perubahan Anggaran (KUPA) dan Perubahan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Tahun Anggaran 2022.(tangerangkab.go.id)

Tangerang – Pemerintah Kabupaten Tangerang akan fokus pada penuntasan program infrastruktur yang tertunda akibat pandemi COVID-19 pada 2020 dan 2021.

Hal itu disampaikan Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar dalam pidato pengantar Kebijakan Umum Perubahan Anggaran (KUPA) dan Perubahan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Tahun Anggaran 2022 pada Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Tangerang, Selasa 2 Agustus 2022.

Zaki mengatakan, KUPA dan PPAS tetap mengacu pada tema pembangunan Tahun 2022 yaitu peningkatan Kualitas Sumber Daya Manusia dan Produktivitas Usaha Ekonomi Kerakyatan.

BACA :  PDI-Perjuangan Pertanyakan Kehadiran JB di Deklarasi Wh-Andika

“Jadi target PPAS untuk anggaran perubahan di 2022 ini adalah untuk menuntaskan program-program infrastruktur yang tertunda di tahun 2020 dan tahun 2021 akibat pandemi COVID-19 yang bisa dicover di APBD Perubahan 2022,” kata Zaki di Ruang Rapat Paripurna Gedung DPRD Kabupaten Tangerang seperti dilansir laman resmi Pemkab Tangerang.

Menurut dia, masih banyak program-program yang harus dikejar dan dilaksanakan di tahun 2022 agar tahun 2023 nanti bisa lebih fokus pada penuntasan 10 Program Unggulan di akhir periode RPJMD 2023.

Zaki mengungkapkan, besaran target pendapatan kebutuhan belanja daerah serta pengeluaran pembiayaan pada PPAS Tahun 2022 mengalami defisit anggaran. Dari sebelumnya sebesar Rp272,80 miliar rupiah, setelah perubahan menjadi Rp823,70 miliar rupiah atau bertambah sebesar 550,90 miliar rupiah dari total belanja daerah.

BACA :  Pria Misterius di Tangerang Kocar-kacir Takut Diamuk Warga, Nyebur ke Danau Lalu Hilang Tanpa Jejak

“Defisit tersebut dibiayai dari penerimaan pembiayaan yang bersumber dari Silpa sebelum perubahan sebesar 300 miliar rupiah setelah perubahan sebesar 850,90 miliar rupiah bertambah sebesar 550,90 miliar rupiah sesuai hasil audit BPK tahun 2021,” ungkap Zaki.

Lebih jauh Zaki mengatakan, dilihat dari laju pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Tangerang yang sudah di atas rata-rata nasional, Pemkab Tangerang optimis apa yang ditargetkan bisa tercapai terutama di sektor pendapatan daerah.

“Mudah-mudahan dengan kita maksimalkan anggaran 2022 APBD perubahan ini, tahun depan justru akan lebih bisa mempercepat lagi dengan anggaran yang kita siapkan untuk tahun 2023 untuk fokus pada penuntasan program RPJMD,” katanya.

Editor: Fariz Abdullah

BACA :  Hina Jokowi di Facebook, Warga Pamulang Ditangkap Polisi



Darusssalam Jagad Syahdana mengawali karir jurnalistik pada 2003 di Fajar Banten--sekarang Kabar Banten--koran lokal milik Grup Pikiran Rakyat. Setahun setelahnya bergabung menjadi video jurnalis di Global TV hingga 2013. Kemudian selama 2014-2015 bekerja sebagai produser di Info TV (Topaz TV). Darussalam JS, pernah menerbitkan buku jurnalistik, "Korupsi Kebebasan; Kebebasan Terkorupsi".

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *




Terpopuler