Connect with us

Berita Utama

Diduga Ditekan, Aktivis yang Menolak Kunker Bupati Pandeglang dan Anaknya Terpaksa Pindah Rumah

Published

on

Nurjaya Ibo, aktivis Eksponen Pemuda Cikeusik yang menolak kunker Bupati Pandeglang, Irna Narulita dan anaknya, Rizki Natakusuma membuat video dengan latar belakang bendera PDIP. (Foto: Tangkap Layar Video)

Pandeglang – Aktivis Eksponen Pemuda Cikeusik, Nurjaya Ibo yang beberapa waktu lalu menolak kunjungan kerja Bupati Pandeglang, Irna Narulita dan anaknya Rizki Natakusuma, kini memilih pindah rumah.

Kepada BantenHits.com Nurjaya memilih bungkam terkait alasannya pindah rumah. Dia hanya berharap masih ada tokoh yang berani melawan kekuasaan berinisial D di Pandeglang.

Video Berlatar Bendera PDIP

Sebelum menyatakan pindah rumah, beredar sebuah video pengakuan Nurjaya Ibo yang bertolak belakang dengan sikapnya yang kritis selama ini.

BACA :  Tidak Punya Empat Kompetensi Ini, Irna Narulita Persilahkan Kepsek Mundur

Video tersebut tampak berada di sebuah ruangan dengan latar belakang Presiden Soekarno serta bendera Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP).

“Hari ini saya bersilaturahmi kepada salah seorang tokoh Pandeglang, Bapak Deden Hartandi yang juga Ketua Bapilu PDIP Kabupaten Pandeglang,” ungkap Nurjaya Ibo dikutip dari video tersebut yang dilihat Minggu 14 Agustus 2022.

Ibo juga mengutarakan bahwa dia tidak akan menolak kunjungan Bupati Pandeglang beserta pejabat lainnya jika ingin berkunjung ke Kecamatan Cikeusik.

“Dan ke depan saat Ibu Irna akan melakukan kunjungan ke Cikeusik, kami Eksponen Pemuda akan menyambutnya dengan hangat,” tuturnya.

Nurjaya Ibo beralasan bahwa hal tersebut untuk kemajuan wilayah Kecamatan Cikeusik.

BACA :  Sebelum Tewas, Mahasiswi Akbid La Tansa Sempat Curhat Tentang Handphone

“Semoga, Kecamatan Cikeusik mendapatkan perhatian lebih dari Bupati Pandeglang. Sehingga wilayah Cikeusik lebih maju lagi,” tutupnya.

Nurjaya mengaku tak bisa menjelaskan ikhwal yang terjadi sehingga dirinya membuat pernyataan dalam video.

“Tak bisa dijelaskan dengan kata-kata. Cuma bisa berdoa semoga ada tokoh yang berani melawan rezim Pak D****. Ibo sekarang hijraj ke Serang, biar Cikeusik gak gaduh lagi,” kata Ibo lewat pesan WhatsApp kepada BantenHits.com.

Eksponen pemuda di Cikeusik yang menolak kunjungan Bupati Pandeglang dan anaknya. (BantenHits.com/ Engkos Kosasih)

Anggaran APBD Dipolitisasi

Sebelumnya, Nurjaya Ibo mengatakan, kunjungan Bupati Pandeglang sarat akan Kepentingan politik anaknya yang digadang-gadang melanjutkan trah keluarga Dimyati Natakusumah.

BACA :  Penampakan Anak Semata Wayang Salah Satu Korban Meninggal Dunia Tabrakan Beruntun Balikpapan; Separuh Jiwa Ditarik

Sedangkan anggaran yang digunakan untuk kegiatan tersebut bersumber dari APBD Pemkab Pandeglang.

“Eksponen Pemuda Cikeusik menolak keras politisisasi kegiatan Pemerintah Pandeglang dan pembodohan masyarakat yang dilakukan oleh Bupati Pandeglang melalui kegiatan pembinaan mental spiritual bagi RT dan RW,” kata Nurjaya Ibo, Kamis 11 Agustus 2022.

Nurjaya Ibo menegaskan bahwa Rizki Natakusumah tidak diterima di tanah  Cikeusik. Sebab dia menilai, trah keluarga Dimyati gagal memberikan solusi kepada warga.

“Kami menolak, sebagai bentuk perlawanan terhadap kekuasaan keluarga Dimyati yang gagal memberikan solusi berbagai persoalan di Pandeglang,” tegasnya.

“Ingat, di Pandeglang masih ada warga yang harus ditandu saat mau berobat, masih ada ratusan kilometer jalan rusak, masih banyak warga yang hidup dibawah garis kemiskinan,” tambahnya.

Editor: Darussalam Jagad Syahdana



Memulai karir jurnalistik di BantenHits.com sejak 2016. Pria kelahiran Kabupaten Pandeglang ini memiliki kecenderungan terhadap aktivitas sosial dan lingkungan hidup.

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *




Terpopuler