Connect with us

Berita Utama

Anak Buah Prabowo Bereaksi soal Sepeda Listrik Rp 38 Miliar; Masyarakat Mintanya Jalan Dibangun

Published

on

Ketua DPRD Pandeglang yang juga politis Partai Gerindra Tubagus Udi Juhdi. (BantenHits.com/Samsul Fatoni).

Pandeglang – Ketua DPRD Pandeglang, Tubagus Udi Juhdi buka suara terkait rencana pembelian sepeda listrik Rp38 Miliar untuk RT/RW se- Pandeglang.

Kader Partai Gerindra ini menceritakan, selama diirinya reses di daerah pilih (Dapil) V tidak ada RT/RW yang meminta dibelikan sepeda listrik. Mayoritas dari mereka meminta jalan dibangun.

“Selama saya menjalankan reses. Tidak ada RT/RW yang minta dibelikan sepeda listrik. Mayoritas masyarakat minta jalan dibangun,” kata Tb Udi Juhdi, Minggu 21 Agustus 2022.

Rencana pembelian sepeda listrik yang menguras duit APBD Pandeglang Tahun Anggaran (TA) 2023 ini direncanakan Bupati Pandeglang, Irna Narulita.

BACA :  Selain Potensi Kelautan dan Pertanian, Industri Kreatif Pariwisata Akan Digenjot di Kecamatan Mauk

Sejak Irna Narulita mengungkapkan rencana tersebut, terjadi pro dan kontra di terutama di kalangan aktivis, mahasiswa dan tokoh pemuda.

Tak hanya itu, RT/RW juga tidak satu pendapat terkait masalah ini. Ada RT/RW yang mendukung ada juga yang menolak dan memilih kenaikan insentif.

Bahkan di tubuh DPRD Pandegalng sendiri terpecah menjadi dua, antara menolak dan mendukung. Farksi yang menolak diantaranya, Golkar, Gerindra, PKB dan PPP.

Sementara fraksi yang mendukung rencana Bupati Pandeglang yakni, Fraksi Demokrat, PKS, PDIP, Nasdem-Perindo dan Fraksi PAN-PBB.

Tb Udi Juhdi mengaku merasa khawatir masyarakat Pandeglang terbelah akibat program sepeda listrik. Sebab sejauh ini, masih ada yang pro dan kontra.

BACA :  Sehari Hilang, Bocah 4 Tahun di Kota Serang Ditemukan Mengambang di Kali Bendungan Karet

Udi menyarankan kepada masyarakat agar tetap menjaga kondusifitas dan tidak terbawa suasana.

“Sebetulnya saya juga khawatir atas kondisi ini. Namun, saya terus memberikan arahan kepasa masyarakat agar jangan sampai karena persoalan ini terjadi adu domba. Saya harap semuanya dapat saling menjaga kondusifitas,” ujarnya.

Pihaknya pun berharap, semua dinamika yang saat ini timbul harus dijadikan pertimbangan oleh semua pihak. Jangan sampai terjadi gontok-gontokan gara-gara persoalan ini.

“Namun, pada intinya saya harap semua dapat menjaga kondusifitas. Jangan sampai masyarakat terbelah-belah,” tandasnya.

Editor: Fariz Abdullah



Memulai karir jurnalistik di BantenHits.com sejak 2016. Pria kelahiran Kabupaten Pandeglang ini memiliki kecenderungan terhadap aktivitas sosial dan lingkungan hidup.

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *




Terpopuler