Connect with us

Berita Terbaru

8.929 Warga Lebak Akan Dapat Bantuan BLT BBM, Bupati Iti Wanti-wanti Harus Tepat Sasaran!

Published

on

Bupati Lebak, Iti Octavia Jayabaya saat menghadiri penyampaian pendapat akhir Bupati terhadap dua Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) pada Rapat Paripurna IV DPRD Kabupaten Lebak, bertempat di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Lebak, Senin, 12 September 2022.(BantenHits.com/Fariz Abdullah)

Lebak– Pemerintah mulai menggelontorkan bantuan langsung tunai atau BLT bagi warga yang terdampak kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM). 

Teranyar, ada 8.929 warga Bumi Multatuli yang akan mendapatkan bantuan sebesar Rp600 itu. Mereka berasal dari kalangan ojek, sopir angkutan umum, nelayan dan masyarakat tidak mampu.

Ya, masyarakat tidak mampu yang dimaksud ialah mereka yang tidak menerima program BPNT, PKH, dan BLT-DD.

BACA :  Mayat Bayi Perempuan Dengan Surat wasiat Ditemukan di Mushola Al-Ikhsan Serang

Dalam siaran pers yang diterima Bantenhits, Bupati Lebak Iti Octavia Jayabaya mewanti-wanti kepada seluruh pihak agar mengawal dan mengawasi langsung proses penyaluran BLT.

Dia menginginkan agar bantuan tersebut tepat sasaran.

“Seluruh stakeholder harus ikut mengawal penyaluran bantuan langsung tunai kepada masyarakat yang paling terdampak akibat kenaikan bahan bakar minyak sehingga bantuan benar-benar tepat sasaran,”kata Iti usai menyampaikan pendapat akhir Bupati terhadap dua Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) pada Rapat Paripurna IV DPRD Kabupaten Lebak, bertempat di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Lebak, Senin, 12 September 2022.

Dalam acara tersebut, Iti juga mengajak seluruh elemen masyarakat berperan aktif dalam melaksanakan pengawasan pembangunan. 

BACA :  LBV Sumbang 60 APD untuk Petugas Pemakaman Pasien Covid-19 di Kabupaten Tangerang

“Gunakan dan kelola APBD ini dengan tepat dan benar, serta saling bahu membahu melaksanakan berbagai upaya untuk meningkatkan pendapatan daerah,”katanya.

“Kepada seluruh elemen masyarakat kami mengajak untuk berperan aktif dalam pengawasan pembangunan untuk Kabupaten Lebak yang lebih baik,”sambungnya.

Sementara Asisten Daerah (Asda) II Setda Lebak Ajis Suhendi mengatakan, dari 8.929 calon penerima BLT BBM itu, 7.325 calon penerima akan mendapatkan BLT yang bersumber dari Pemkab Lebak, sementara 1.604 calon penerima dari Provinsi Banten.

“Calon penerima BLT BBM ini merupakan mereka yang tidak tercover oleh bantuan lain alias non DTKS. Kita sendiri (Pemkab Lebak,-red) mengalokasikan anggaran sekitar Rp4 Milliar lebih yang berasal dari Biaya Tidak Terduga (BTT) APBD Pemkab Lebak tahun 2022 untuk pemberian BLT,”kata Ajis, Selasa, 13 September 2022.

BACA :  Terdengar Bacaan Ini saat 7 Tempat Hiburan Malam di JLS Dibongkar Pemkab Serang

Ajis mengatakan, pencarian BLT i akan dilakukan secara bertahap selama 4 bulan dari September hingga Desember 2022, dengan nominal tiap bulannya yakni Rp150 ribu perpenerima. 

Mantan Kabag Administrasi Pembangunan Setda Lebak ini juga berharap dengan bantuan ini dapat sedikit meringankan beban warga Lebak ditengah gejolak kenaikan BBM.

“InsyaAllah pencairan akan dilakukan segera setelah proses verifikasi data penerima selesai,” pungkasnya.

Editor: Darussalam Jagad Syahdana

 



Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *




Terpopuler