Connect with us

Berita Terbaru

15 Meteran Air PDAM Tirta Multatuli di Kampung Cimanggu Hilang Misterius

Published

on

Salah satu meteran air PDAM Tirta Multatuli di Kampung Cimanggu, Desa Rangkasbitung Timur, Kecamatan Rangkasbitung yang hilang dicuri.(BantenHits.com/ Fariz Abdullah)

Lebak– Sebanyak 15 meteran air PDAM Tirta Multatuli di Kampung Cimanggu, Desa Rangkasbitung Timur, Kecamatan Rangkasbitung, Kabupaten Lebak hilang misterius. Meteran yang telah terpasang di rumah-rumah warga itu menghilang berikut pipanya.

Ketua RT 03/07 Kampung Cimanggu Yopi mengatakan, hilangnya meteran air PDAM tersebut diketahui pertama kali pada Selasa, 20 September 2022.

“Total kemarin ada 14 meteran yang hilang sudah saya cek. Tadi pagi saya cek lagi malah nambah satu rumah jadi sekarang ada 15 meteran yang hilang,” kata Yopi, Rabu, 21 September 2022.

BACA :  H+3 Lebaran, Kemacetan di Jalur Menuju Pantai Anyer Capai Puluhan Kilometer

Yopi mengaku belum melakukan pemeriksaan ke beberapa rumah yang lain di kampungnya untuk memastikan ada tidaknya warga lainnya yang kehilangan meteran air itu.

“Total ada puluhan rumah yang sudah dipasang meteran, saya belum cek lagi yah,” ujarnya.

Beberapa saat setelah meteran tersebut hilang, lanjut Yopi, warga sempat menemukan meteran tersebut di sebuah perkebunan sawit.

“Kemarin ketemu sama warga, mungkin itu terjatuh saat dicuri,” katanya.

Sebelum peristiwa hilangnya meteran di Kampung Cimanggu, kejadian serupa dialami warga Kampung Catihan, Desa Rangkasbitung Timur. Di kampung ini belasan meteran dlaporkan hilang dicuri.

Meteran air yang hilang, diketahui umumnya yang ditempatkan bukan di depan rumah. Pasalnya, Sukaesih, warga lainnya yang menempatkan meteran air persis di depan rumah tak menjadi korban pencurian.

BACA :  Heboh! Tim Medis di Lebak Semayamkan Jenazah Pakai APD Covid-19, Tim Gugus: Negatif Corona

“Kalo di sini aman, tidak ada yang hilang saya sudah cek karena meteran tepat berada di depan rumah ya,” ujarnya.

Sukaesih berharap, peristiwa hilangnya meteran air diharapkan tidak terjadi lagi, karena alat tersebut sangat membantu warga.

“Karena awalnya warga gak tahu kalo meteran hilang, karena ditutup boks jadi gak keliatan. Semoga kejadian seperti ini tidak terulangi lagi,” ucapnya.

Editor: Darussalam Jagad Syahdana

 



Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *




Terpopuler