Connect with us

Berita Utama

Pedagang Dimsum Raup sampai Rp 8 Juta Sehari, Festival Al Azhom Kerek Omzet UMKM di Kota Tangerang

Published

on

Salah seorang pelaku UMKM di Festival Al Azhom. Event tahunan di Kota Tangerang ini sukses kerek omzet pelaku UMKM.(FOTO: tangerangkota.go.id)

Tangerang – Festival Al Azhom ke-9 sudah digelar sejak Jumat, 23 September 2022. Event tahunan yang selalu menyedot animo masyarakat luas itu dibuka langsung Wali Kota Tangerang, Arief R. Wismansyah.

Menurut agenda, rencananya Festival AL Azhom akan digelar selama 13 hari hingga 5 Oktober 2022 mendatang.

Antusiasme masyarakat yang tinggi terhadap Fesival Al Azhom, membuat para pelaku UMKM di Kota Tangerang mendapatkan omzet yang cukup tinggi sepanjang empat hari pelaksanaan Festival Al-Azhom ke-9, mulai dari Jumat-Senin, 23-26 September 2022.

Bentuk UMKM yang dijajaran di Festival Al Azhom sendiri mulai dari kuliner, kerajinan tangan dan busana muslim.

BACA :  Tragedi Macam Ini Selalu Berulang di Banten; Warga Miskin Sakit Kalau Tak Ditandu Bambu Diangkut Pikap

Salah seorang pelaku UMKM asal Kecamatan Karawaci, Aisyah menjelaskan, dirinya sudah mengikuti Festival Al-Azhom sejak pelaksanaan yang ke-6 dengan menjual dagangannya berupa kuliner Dimsum.

Walaupun sudah dua tahun tidak dilaksanakan, ia pun mengungkapan antusias masyarakat sangat baik sehingga ia dapat menjual 1.500 pieces dimsum. Dengan total omzet selama tiga hari sebesar Rp 8 juta.

Menurutnya, meski sudah dua tahun Festival Al Azhom tak digelar, namun animo masyarakat tetap tinggi terbukti dari omzet yang didapatkannya.

“Walaupun baru empat hari, saya mendapatkan omzet sebesar Rp 5 juta pada hari Sabtu (25 September 2022). Menurut saya itu merupakan hal yang luar biasa, karena sebelumnya pada hari Pembukaan (23 September 2022), saya mendapatkan sebesar Rp 1,2 juta. Tapi dengan itu saya sangat bersyukur dan sangat terbantu dengan adanya Festival Al-Azhom 9,” jelas Aisyah seperti dilansir laman resmi Pemkot Tangerang.

BACA :  Triwulan III 2020 Ekonomi Banten Masih Alami Pertumbuhan Negatif

Hal yang sama juga disampaikan oleh Agustina, pelaku UMKM yang menjual dagangannya berupa kerajinan tangan, seperti bros, hiasan dinding, dan sebagainya. Ia mengungkapkan dengan mengikuti Festival Al-Azhom omzetnya dapat melambung tinggi, dan dengan itu ia dapat meningkatkan kreativitasnya.

“Kalau jumlah yang terjual saya tidak menghitung, tapi untuk omzet yang dihasilkan bisa mencapai Rp 3 juta pada hari Sabtu kemarin. Saya banyak-banyak terimakasih kepada Festival Al-Azhom, semoga dengan itu dapat menjadikan para UMKM menjadi berkualitas, naik kelas dan bersemangat dalam menjual serta memprosikan UMKM-nya,” pungkasnya.



Darusssalam Jagad Syahdana mengawali karir jurnalistik pada 2003 di Fajar Banten--sekarang Kabar Banten--koran lokal milik Grup Pikiran Rakyat. Setahun setelahnya bergabung menjadi video jurnalis di Global TV hingga 2013. Kemudian selama 2014-2015 bekerja sebagai produser di Info TV (Topaz TV). Darussalam JS, pernah menerbitkan buku jurnalistik, "Korupsi Kebebasan; Kebebasan Terkorupsi".

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *




Terpopuler