Connect with us

Berita Terbaru

Truk Tanah Hanya Boleh Melintas Jalan Kali Prancis Dadap Jam 22.00-05.00 WIB

Published

on

Hari Pertama Pemberlakuan Perbup Zaki Sewot, Truk Tanah Diadang dan Langsung Disuruh Pulang

Truk tanah hanya boleh melintas di Jalan Kali Prancis Dadap, Kecamatan Kosambi, Kabupaten Tangerang jam 22.00-05.00 WIB. FOTO Ilustrasi: Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar saat melakukan pengadangan kepada truk tanah yang masih melintas di jalan Kabupaten Tangerang pada jam yang telah dilarang. Truk tanah langsung disuruh kembali pulang ke wilayah asal. (Humas Pemkab Tangerang)

Tangerang – Operasional truk tanah yang melintas di Jalan Kali Prancis, Kelurahan Dadap, Kecamatan Kosambi, Kabupaten Tangerang, akan dibatasi. Mereka hanya boleh melintas pada pukul 22.00-05.00 WIB.

Hal tersebut disepakati seluruh stake holder, seperti Dinas Perhubungan (Dishub), Satpol PP, Camat Teluknaga, dan Camat Kosambi, serta Polsek dan Koramil Teluknaga.

BACA :  Pelajar di Kota Ahlakul Karimah Kembali Tawuran

Kesepakatan pemberlakuan pembatasan waktu operasional kendaraan angkutan barang kepada para transporter truk tanah itu ditegaskan saat sosialisasi Peraturan Bupati (Perbup) No. 12 Tahun 2022 tentang Pembatasan Waktu Operasional Kendaraan Angkutan Barang yang diselenggarakan di Aula Kecamatan Teluknaga, Rabu, 28 September 2022.

“Waktu operasional kendaraan angkutan barang pada pukul 22.00 WIB sampai dengan 05.00 WIB,” kata Kepala Bidang Lalu Lintas Dinas Perhubungan, Sukri, Rabu, 28 September 2022 seperti dilansir laman resmi Pemkab Tangerang.

Disebutkan, pembatasan waktu operasional tersebut berlaku bagi semua kendaraan angkutan barang bermuatan dan tidak bermuatan khusus tambang tanah, pasir, dan batu.

Sukri juga menyebut, spanduk imbauan mengenai kebijakan tersebut juga dipasang di sepanjang ruas Jalan Perancis Dadap, Kecamatan Kosambi. Sosialisasi tersebut merupakan upaya dalam menegakan peraturan serta mengurangi risiko kecelakaan lalu lintas.

BACA :  Tahu Bupati Ngantor di Hari Minggu, Perwakilan Pengemudi Ojol di Tangerang Datang Lalu Curhat Tiga Bulan Morat-marit

“Kegiatan sosialiasi ini kami lakukan agar penerapan waktu operasional mobil barang nantinya lebih terkendali,” tuturnya.



Darusssalam Jagad Syahdana mengawali karir jurnalistik pada 2003 di Fajar Banten--sekarang Kabar Banten--koran lokal milik Grup Pikiran Rakyat. Setahun setelahnya bergabung menjadi video jurnalis di Global TV hingga 2013. Kemudian selama 2014-2015 bekerja sebagai produser di Info TV (Topaz TV). Darussalam JS, pernah menerbitkan buku jurnalistik, "Korupsi Kebebasan; Kebebasan Terkorupsi".

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *




Terpopuler