Connect with us

Berita Terbaru

Bawaslu Gandeng Pokja Wartawan Kota Serang Sosialisasikan Pengawasan Partisipatif Pemilu 2024

Published

on

Bawaslu Kota Serang gandeng Pokja Wartawan Kota Serang atau PWKS untuk sosialisasi pengawasan partisipatif Pemilu 2023 di salah satu penginapan yang ada di Kota Serang, Minggu 2 Oktober 2022. (Istimewa)

Serang – Bawaslu Kota Serang menggandeng Pokja Wartawan Kota Serang atau PWKS untuk melakukan sosialisasi pengawasan partisipatif Pemilu 2024.

Sosialisasi pengawasan partisipatif ini digelar Bawaslu bersama PWKS di salah satu penginapan yang ada di Kota Serang, Minggu 2 Oktober 2022.

Koordinator Divisi Pencegahan Partisipasi, Masyarakat dan Humas, Bawaslu Kota Serang Rudi Hartono menyampaikan, sosialisasi pengawasan partisipatif ini memberikan kesadaran kepada masyarakat bahwa sejatinya pengawasan pemilu itu tidak hanya dilakukan oleh Bawaslu Kota Serang.

BACA :  Harga Cabai Merah di Pasar Tradisional Serang Tembus Rp80.000

“Masyarakat pun supaya sadar untuk bersama-sama mengawasi pemilu ini. Karena Bawaslu Kota Serang ada keterbatasan seperti personil dan lainnya,” kata Rudi Hartono kepada awak media.

“Jika masyarakat paham, sadar dan mau mengawasi pemilu ini, saya yakin outputnya hasil pemilu akan lebih baik,” sambungnya.

Adapun terkait yang sudah dilakukan Bawaslu Kota Serang terhadap sosialisasi pengawasan partisipatif. Kata Rudi Hartono, pihaknya sudah melaksanakan sekolah kader pengawasan pasrtisipatif.

“Kalau pun programnya digagas oleh Bawaslu RI, akan tetapi di Kota Serang sudah ada kadernya,” jelasnya.

Di tempat sama, Ketua Pokja Wartawan Kota Serang (PWKS) Fauzan Dardiri mengatakan, ada beberapa peran pers dalam mengawal Pemilu berintegritas. Sebagaimana tertuang dalam Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers. 

BACA :  Warga Lebak Jadi Sulit Berobat, Fakrab Desak Jokowi Copot Pimpinan BPJS Kesehatan

“Dimana pers memiliki peran sebagai informasi, pendidikan, kontrol sosial, dan hiburan. Termasuk pers sebagai lembaga ekonomi,” katanya. 

Ia mencontohkan, dalam informasi, pers memiliki fungsi untuk menginformasikan latar belakang, maksud dan tujuan sampai dengan hasil pemilu. 

Untuk pendidikan, pers dapat memberikan pendidikan politik kepada masyarakat, hak dan tanggung jawab sebagai pemilih, menggunakan hak pilih dengan baik dan benar.

Sedangkan, kontrol sosial, peran pers melakukan pengawasan pelaksanaan, pelaksanaan jadwal dan waktu, pengawasan terhadap penegakan aturan pelaksanaan Pemilu, peserta Pemilu, pemilih dan hasil Pemilu. 

Kemudian, untuk peran hiburan, dimana media menyajikan informasi yang dapat memberikan penyegaran, menghilangkan ketegangan, menghilangkan gesekan-gesekan antar peserta Pemilu dan tim sukses. 

BACA :  'Jagoan' Golkar Karakternya Mirip dengan Anies Baswedan, 2022 Ini Akan Gencar Disosialisasikan ke Warga DKI

“Sehingga pasca Pemilu tak berdampak terhadap ketegangan di masyarakat,” katanya. 

Editor: Darussalam Jagad Syahdana



Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *




Terpopuler