Connect with us

Berita Terbaru

Kabupaten Lebak Telah Miliki Batik Khas sejak 2025 Ini 12 Nama Motifnya

Published

on

Umsaroh, salah seorang pengrajin Batik Lebak sekaligus pemilik Gelari Batik Chanting Pradana saat memperkenalkan motif batik khas Kabupaten Lebak. (BantenHits.com/ Fariz Abdullah)

Lebak– Kabupaten Lebak resmi memiliki batik khas daerah sejak tahun 2015. Terdapat 12 motif yang diperkenalkan kepada publik.

13 motif Batik khas Lebak yakni Pare Sapocong, Motif Caruluk, Leuit Sajimat, motif Sadulur, motif Kalimaya, motif Kahuripan Baduy, motif Seren Taun, motif Sawarna, motif Angklung Buhun, motif Rangkasbitung dan motif Gula Sakojor.

Seluruh motif yang dipersembahkan memiliki makna dan arti tersendiri. Intinya, Pemerintah berusaha memperkenalkan segudang budaya, wisata dan keunggulan di Kabupaten Lebak lewat batik.

Delapan tahun berlalu, batik Lebak kian dicari orang. Terutama oleh wisatawan yang berkunjung ke Bumi Multatuli.

BACA :  Kemenag Kota Serang Belajar Zona Integritas ke Lebak

Ya, kebanyakan dari mereka menjadikan batik sebagai buah tangan. 

Umsaroh, salah seorang pengrajin Batik Lebak sekaligus pemilik Gelari Batik Chanting Pradana mengatakan saat ini produk batiknya sudah banyak dikenal orang.

“Jadi setiap orang yang datang ke Lebak biasanya, Alhamdulillah sering berkunjung ke Galeri Batik disini, membeli kemeja batik, baju batik perempuan, kain batik dan produk lainnya,” kata Umsaroh, Minggu, 2 Oktober 2022.

“Lewat batik di sini saya ingin memperkenalkan kepada banyak orang, di Lebak ini bukan hanya ada wisata saja tetapi Lebak juga mempunyai batik,” sambungnya.

Menurutnya dalam motif batik tersebut tergambarkan budaya dan kearifan lokal Lebak, baik dari kekayaan alam, wisata, budaya dan lainnya.

BACA :  Manipulasi Data Pembelian Tiket di Pelabuhan Merak, Polisi Amankan Tiga Orang

“Contohnya motif yang melambangkan sikap rasa syukur atas anugerah kenikmatan dari yang maha kuasa, dan ada juga filosofi motif Batik Sawarna yang melambangkan nuansa keindahan alam yang penuh kedamaian,” ujarnya.

Saat ini batik Lebak sudah menjadi ciri khas dan oleh-oleh bagi wisatawan yang berkunjung ke Kabupaten Lebak.

Untuk harga batik Lebak harganya beragam untuk ukuran kain 1,5 meter hingga 2 meter berkisar Rp 150.000, sementara untuk bahan jadi seperti kemeja dan baju batik berkisar Rp 200.000 hingga Rp 300.000 tergantung kualitas dan bahan kainya.

Saat berkunjung ke Galeri Batik Chanting Pradana, pengunjung juga bisa melihat bagaimana proses pembuatan batik lebak.

Umsaroh juga menyampaikan harapannya pada hari Batik Nasional yang diperingati hari ini Minggu tanggal 2 Oktober 2022, agar batik bisa dikenal di seluruh dunia.

BACA :  Pajak Kendaraan Bermotor di Samsat Cikande Tembus Rp139 Miliar

“Saya sangat bangga terhadap Batik Lebak, harapan terbesar saya, semoga batik Lebak ini bukan hanya dikenal di Indonesia tetapi juga di dunia internasional,” katanya.

Editor: Darussalam Jagad Syahdana

 



Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *




Terpopuler