Connect with us

Berita Utama

Dua dari Lima Perampok Sadis yang Jerat Leher Driver Go-Car Terpaksa Didor saat Disergap Polres Cilegon di Lampung

Published

on

Dua dari lima perampok driver Go-Car di Kota Cilegon terpaksa ditembak petugas Polres Cilegon karena melawan saat disergap di tempat persembunyiannya di Lampung.(BantenHits.com/ Iyus Lesmana)

Cilegon – Jajaran petugas kepolisian Satreskrim Polres Cilegon berhasil membekuk tiga perampok driver Go-Car, yakni AA (25), MI (25) serta AF (17).

Dua dari tiga petampok perampok yang disergap yakni AA dan MI terpaksa ditembak karena melawan saat disergap petugas di tempat persembunyiannya di Lampung. Selain menangkap tiga perampok, petugas menetapkan dua komplotan lainnya sebagai DPO.

Driver Go-Car Dijerat Tali

Kapolres Cilegon, AKBP Eko Tjahyo Untoro mengungkapkan, dalam aksinya para pelaku merampas minibus jenis Daihatsu Sigra dengan Nomor Polisi A 1738 AY milik driver Go-Car.

BACA :  Sepi, Posko Utama MTQ Banten Ditinggal Panitia

Aksi perampokan terjadi di Komplek PT Krakatau Steel, Kelurahan Kota Bumi, Kecamatan Purwakarta, Kota Cilegon, Minggu, 11 September 2022. Mereka beraksi dengan berpura-pura memesan taksi online menggunakan aplikasi GO-JEK.

“Pelaku ada lima orang memesan taxi online untuk mengantarkan kelima tersangka ini ke suatu tempat, sesampainya di lokasi terjadi transaksi pembayaran senilai Rp 60 ribu namun hanya dibayarkan Rp 50 ribu. Selanjutnya para pelaku langsung melakukan aksi kejahatan dengan cara mengikat leher korban menggunakan tali yang sudah disiapkan oleh salah satu pelaku. Usai diikat korban dipukul hingga tak sadarkan diri,” ungkap Eko, Senin, 3 Oktober 2022.

Korban yang tak sadarkan diri, lanjut Eko, kemudian dimasukan ke dalam kendaraan milik korban lalu dibawa oleh para pelaku ke Kampung Pasir Awi, Desa Sukabaris, Kecamatan Waringin Kurung, Kabupaten Serang.

BACA :  Unras di DPRD Kabupaten Tangerang, Mahasiswa Nilai Revisi UU MD3 Lemahkan Demokrasi

” Usai tak sadarkan diri, korban sempat dibawa keliling Cilegon hingga pukul 22.00 WIB pada hari kejadian. Kelima pelaku membawa korban ke daerah Waringin Kurung, Kabupaten Serang. Di sana, korban diikat di pohon dengan kondisi mulut dilakban dan tangan terikat tali, Korban dapat melepaskan ikatan tangan menggunakan mulut hingga akhirnya mendapatkan pertolongan dari warga setempat,” jelasnya.

Di tempat yang sama Kasat Reskrim Polres Cilegon, AKP Mochamad Nandar mengungkapkan, usai melancarkan aksinya, kelima pelaku melarikan diri ke daerah Lampung.

Polisi kemudian melakukan pengejaran dan berhasil menangkap 3 pelaku yakni MI, AA, dan AF di Lampung. Sementara dua pelaku lainnya masuk dalam daftar pencarian orang (DPO).

BACA :  Banten Tetapkan KLB Corona; Sekolah Diliburkan, Apel dan Kunker Pemerintahan Dihentikan

“Saat dilakukan penangkapan AA dan MI sempat melakukan perlawanan dan melarikan diri, sehingga petugas kepolisian terpaksa melakukan tindakan tegas dan terukur. Selanjutnya ada dua orang yang masih DPO,” jelas Nandar.

Editor: Darussalam Jagad Syahdana

 

 

 



Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *




Terpopuler