Lansia Predator di Cipadu ‘Mangsa’ Tiga Bocah, DP3AP2KB Berikan Pendampingan Medis dan Psikologis

Date:

H (60), lansia yang tega mencabuli tiga bocah perempuan berusia 7-13 tahun di Kelurahan Cipadu, Kecamatan Larangan, Kota Tangerang. (FOTO: BantenHits.com/ Hendra Wibisana/ Istimewa)

Berita Tangerang – Peristiwa memilukan yang dialami tiga bocah perempuan di Kelurahan Cipadu, Kecamatan Larangan, Kota Tangerang, direspons cepat  Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana atau DP3AP2KB.

Seperti diberitakan sebelumnya, tiga bocah perempuan masing-masing berinisial B (13), N (9), V (7) di Kelurahan Cipadu, Kecamatan Larangan, Kota Tangerang harus menjadi korban perilaku bejat seorang lansia berusia 60 tahun berinisial H.

Kasus tersebut terbongkar setelah salah satu korban yang dikunci pelaku di kamar kontrakan kosong berhasil meloloskan diri, kemudian melaporkan hal tersebut kepada orangtuanya. Pelaku akhirnya diamankan jajaran Polsek Ciledug, Polres Metro Tangerang Kota.

Jangan Takut Melapor!

Kepala DP3AP2KB Kota Tangerang Jatmiko mengungkapkan, saat ini korban telah mendapatkan pendampingan medis. Selanjutnya, korban yang berjumlah tiga anak akan mendapatkan pendampingan psikologis.

“Dalam kasus ini, Pemkot Tangerang terlibat dalam pendampingan korban baik secara medis maupun psikologis. Pendampingan medis salah satunya adalah pendampingan kebutuhan visum untuk melengkapi laporan polisi. Selanjutnya, kami akan memberikan pendampingan psikologis untuk menyembuhkan trauma para korban,” kata Jatmiko, Jumat, 2 Februari 2024 dikstip BantenHits.com dari laman resmi Pemkot Tangerang.

Jatmiko memastikan, Pemkot Tangerang akan terus hadir dalam pendampingan kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak di Kota Tangerang. Peran masyarakat, juga diharapkan dapat membantu melaporkan apabila menemukan kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak di wilayahnya.

“Jangan ragu untuk melaporkan kepada kami atau pun Satgas UPT Perlindungan Perempuan dan Anak yang ada di wilayah masing-masing. Kami harap, masyarakat juga berperan dengan lebih peka terhadap apa yang terjadi di lingkungan sekitar. Khususnya, dalam peristiwa kekerasan terhadap perempuan dan anak,” tutupnya.

Terpopuler

Share post:

spot_img

Berita Lainnya
Related

Krisis Uyghur, Pemerintah Tiongkok Diduga Kuat Sembunyikan Kebenaran dan Mempersulit Pemantauan Internasional

Berita Banten - Pemerintah Tiongkok diduga kuat menyembunyikan kebenaran...

Yuk, Belanja di Pasar Raya Plaza Shinta! Semua Kebutuhan Harian Lengkap Tersedia

Berita Tangerang - Bagi Anda yang ingin bernostalgia dengan...

Interior Bagian Pintu Kijang Innova Dimodifikasi untuk Simpan 30 Kilogram Sabu dari Pekan Baru

Berita Cilegon - Interior bagian pintu Kijang Innova dimodifikasi...