Berita Tangerang – Komisi Pemilihan Umum atau KPU Kota Tangerang telah menggelar Rapat Pleno penetapan perolehan kursi partai politik dan anggota DPRD Kota Tangerang terpilih hasil Pemilu Legislatif 2024, Selasa, 28 Mei 2024.
Pleno yang digelar di Hotel Golden Tulip tersebut dihadiri Bawaslu Kota Tangerang, Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Pol. Zain Dwi Nugroho; Kejaksaan Negeri Tangerang yang diwakili oleh Kasi Intel Fuad , dan seluruh ketua partai politik peserta Pemilu 2024 yang ada di Kota Tangerang.
Pada Rapat Pleno tersebut, Ketua KPU Kota Tangerang, Qori Hayatullah, membacakan perolehan suara partai politik dan anggota terpilih sesuai dengan Surat Keputusan Nomor 527 Tahun 2024.
Penetapan hasil Pemilu 2024 tersebut juga ditandatangani seluruh Komisioner KPU Kota Tangerang dan diserahkan kepada ketua partai politik.
Golkar Geser PDIP
Komisioner KPU Kota Tangerang, Rustana mengatakan, dari 50 kursi di DPRD Kota Tangerang, terbagi untuk sembilan partai politik.
Berikut komposisinya:
– Partai golongan Karya (Golkar) 9 kursi
– PDI-P 7 Kursi
– Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) 6 kursi
– PKS 6 kursi
– Partai NasDem 5 kursi
– Partai Demokrat 4 kursi
– Partai Solidaritas Indonesia (PSI) 4 kursi
– Partai Persatuan Pembangunan (PPP) 2 kursi
– Partai Amanat Nasional (PAN) 2 kursi.
” Hasilnya dari 50 kursi terbagi 9 kursi dari 18 Partai politik yang ikut kontestasi di Pemilu 2024,” kata Rustana.
Menurut Rustana, berdasarkan hasil Pemilu 2024 ini, ada perubahan perolehan kursi. Contohnya PDI-P yang pada Pemilu 2019 meraih 10 kursi, sekarang menjadi 7 kursi. Sedangkan Partai Golkar di Pemilu 2019 hanya meraih 6 kursi saat ini meningkat menjadi 9 kursi.
” Ini sangat menarik dari beberapa partai politik sangat proporsional sekali. Jadi gak ada yang sedikit gak ada yang banyak,” ungkapnya.
Rustana juga menjelaskan, pada Pilkada Kota Tangerang 2024 dipastikan tidak ada calon independen atau perseorangan.
“Untuk pilkada sebelumnya kita sudah melakukan penyerahan dokumen calon perseorangan, nah itu dipastikan ketika kami membuka pendaftaran pasangan calon tidak ada calon perseorangan,” bebernya.
“Untuk tahapannya baru saja kita menyelesaikan rekrutmen PPK dan PPS. Sebentar lagi melakukan pemutakhiran data pemilih,” lanjutnya.