Mengenal Bara dan Jara, Badak Cula Satu yang Jadi Maskot Pilkada Banten 2024

Date:

Bara dan Jara, badak cula satu yang jadi Maskot Pilkada Banten 2024. (FOTO: bantenprov.go.id)

Berita Banten – Komisi Pemilihan Umum atau KPU Provinsi Banten telah melaunching jingle dan maskot Pilkada Banten 2024 pada Sabtu malam, 1 Juni 2024.

Pada momen itu badak bercula satu resmi ditetapkan KPU Provinsi Banten sebagai maskot Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Banten 2024 yang akan dilaksanakan 27 November 2024 mendatang.

Maskot badak bercula satu terdiri dari sepasang badak jantan yang diberi nama Bara alias Banten bersuara dan badak betina bernama Jara atau jaga suara.

Yuk, kita kenali lebih jauh tentang Bara dan Jara!

Dikutip dari laman resmi Pemprov Banten, sepasang badak yang menjadi maskot Pilkada di Banten ini menunjukan kesetaraan gender dalam proses Pilkada dengan mewakili laki-laki maupun perempuan.

Warna Bara dan Jara yaitu abu-abu dan hitam yang melambangkan netralitas. Dalam menyelenggarakan pemilu daerah, KPU Banten akan bertindak dan bersikap netral. Tidak memihak salah satu calon atau kelompok tertentu.

Tidak hanya warna abu-abu dan hitam saja, maskot ini juga memiliki warna putih, kuning, merah, emas dan ungu yang makna seperti ini:

1. Warna putih melambangkan bersih, dimana KPUD Banten dalam melaksanakan Pilkada terbebas dari intervensi maupun hal-hal lain yang dapat mencoreng nama dan kredibilitas institusi.

2. Warna kuning melambangkan keceriaan. Pilkada merupakan pesta demokrasi karena itu, harus dimuat dengan kegembiraan.

3. Warna merah melambangkan keberanian. Warna merah dalam logo KPU dan surat suara juga mewakili ke-Indonesiaan.

4. Warna emas melambangkan kesejahteraan. Dalam konteks maskot ini, warna ungu tidak bermakna apapun, kecuali hanya untuk mewakili warna tinta.

Sementara warna merah pada mulut maskot bermakna bahwa pemilih tidak takut dan tidak ragu untuk memberikan suaranya pada momen pesta pemilihan kepala daerah (Pilkada).

Merah pada telinga maskot bermakna semangat dan gairah. Masyarakat atau pemilih di Banten memiliki semangat untuk mencari dan meneyrap berbagai informasi kepemiluan, khususnya terkait profil dan track record calon kepala daerah yang akan berkonsentrasi, berbekal itulah maka akan menentukan dan memantapkan pilihan.

Author

  • Darussalam J. S

    Darusssalam Jagad Syahdana mengawali karir jurnalistik pada 2003 di Fajar Banten--sekarang Kabar Banten--koran lokal milik Grup Pikiran Rakyat. Setahun setelahnya bergabung menjadi video jurnalis di Global TV hingga 2013. Kemudian selama 2014-2015 bekerja sebagai produser di Info TV (Topaz TV). Darussalam JS, pernah menerbitkan buku jurnalistik, "Korupsi Kebebasan; Kebebasan Terkorupsi".

    View all posts

Terpopuler

Share post:

spot_img

Berita Lainnya
Related

Ketika Bupati Zaki Minta Sekda Maesyal Rasyid Cermat Gara-gara Temuan BPK Rp 153 M

Berita Tangerang - Gara-gara temuan BPK atau Badan Pemeriksa...

Program Bedah Rumah di Kota Tangerang Dilanjut, Target 2024 Ini 449 Unit

Berita Tangerang - Program Bedah Rumah di Kota Tangerang...