Idul Adha 1445 H dan Model Baru Penanganan Stunting di Banten

Date:

Pj Gubernur Banten, Al Muktabar saat menguliti hewan kurban di Kawasan Sistem Pertanian Terpadu (Sitandu) Dinas Pertanian Pemprov Banten, Jl Syech Nawawi Al Bantani, Curug, Kota Serang, Senin malam, 17 Juni 2024.(FOTO: Dokumentasi Biro Administrasi Pimpinan dan Protokol Setda Provinsi Banten)

Berita Banten – Idul Adha 1445 H yang jatuh pada Senin, 17 Juni 2024, menjadi momentum diterapkannya model baru penanganan stunting di Provinsi Banten.

Daging dari hewan kurban yang dipotong Pemprov Banten, akan disalurkan kepada keluarga dengan anak berisiko stunting maupun anak stunting melalui Dapur PKK. Dengan demikian daging dapat tersalur ke anak-anak stunting sebagai makanan bergizi siap konsumsi.

Hal tersebut disampaikan Penjabat (Pj) Gubernur Banten, Al Muktabar seusai melakukan pemotongan di Kawasan Sistem Pertanian Terpadu (Sitandu) Dinas Pertanian Pemprov Banten, Jl Syech Nawawi Al Bantani, Curug, Kota Serang, Senin malam, 17 Juni 2024.

“Ini ingin kita sampaikan ke Dapur PKK atau kepada anak stunting agar dagingnya lebih segar. Maka kita sengaja potong hewan kurban di malam hari,” kata Al Muktabar dilansir laman resmi Pemprov Banten.

Hal tersebut, lanjutnya, merupakan model baru dalam penanganan stunting. Sehingga nantinya di Dapur PKK daging tersebut akan diolah menjadi makanan yang sehat serta menarik untuk dikonsumsi oleh anak-anak.

“Nanti di Dapur PKK itu, ibu-ibu di sana masak sekaligus mengedukasi ibu-ibu muda bagaimana cara memasak dan menyusun komposisi bumbunya serta berkreasi terhadap olahan makanan. Jadi di Dapur PKK tidak hanya memasak tapi juga ada proses edukasi di sana,” jelasnya.

Al Muktabar menyampaikan daging hewan kurban tersebut akan didistribusikan kepada sejumlah Dapur PKK yang ada di Kota Serang dan Kabupaten Serang.

“Periode ini kita akan peruntukkan kepada dua kawasan terdekat. Tadi juga saya mengimbau kepada Bupati dan Wali Kota untuk dapat memperuntukkan hewan kurbannya didistribusikan kepada anak-anak stunting,” jelasnya.

Sementara Asisten Daerah Bidang Administrasi Umum Setda Provinsi Banten EA Deni Hermawan mengungkapkan pendistribusian daging hewan kurban itu melalui pendekatan kepada anak stunting. Pemprov Banten telah melakukan koordinasi kepada sejumlah Dapur PKK.

“Nanti dagingnya akan diolah sesuai dengan menu yang disiapkan dapur PKK. Pendistribusian akan dilakukan mulai malam ini atau paling telat pagi,” ujarnya.

“Nanti Dapur PKK akan mengolah makanan itu,” pungkas Deni.

Author

  • Darussalam J. S

    Darusssalam Jagad Syahdana mengawali karir jurnalistik pada 2003 di Fajar Banten--sekarang Kabar Banten--koran lokal milik Grup Pikiran Rakyat. Setahun setelahnya bergabung menjadi video jurnalis di Global TV hingga 2013. Kemudian selama 2014-2015 bekerja sebagai produser di Info TV (Topaz TV). Darussalam JS, pernah menerbitkan buku jurnalistik, "Korupsi Kebebasan; Kebebasan Terkorupsi".

    View all posts

Terpopuler

Share post:

spot_img

Berita Lainnya
Related

Program Bedah Rumah di Kota Tangerang Dilanjut, Target 2024 Ini 449 Unit

Berita Tangerang - Program Bedah Rumah di Kota Tangerang...

40 Pasangan di Pakuhaji Ikuti Isbat Nikah Massal yang Digelar MUI

Berita Tangerang - Sebanyak 40 pasangan di Kecamatan Pakuhaji...