Setelah Muncul Video Dugaan Suap, Kini Ombudsman Temukan 4.683 Kursi Kosong pada PPDB SMA/SMKN di Banten

Date:

ILUSTRASI: Gubernur Banten, Al Muktabar saat meninjau pelaksanaan PPDB Provinsi Banten Tahun 2024 di SMAN 6 Kota Serang, Kecamatan Cipocok Jaya, Kota Serang, Rabu, 19 Juni 2024. (FOTO: Dok.Biro Administrasi Pimpinan dan Protokol Setda Provinsi Banten)

Berita Banten – Ombudsman Perwakilan Banten atau Ombudsman Banten menemukan 4.683 kursi kosong pada penerimaan peserta didik baru atau PPDB SMA/SMKN di Provinsi Banten.

Sebelumnya, BantenHits.com menerima video dugaan jual beli kursi pada PPDB SMA/SMKN di Banten. Video tersebut diduga terjadi di salah satu SMKN yang ada di wilayah Sepatan, Kabupaten Tangerang.

Kabupaten Lebak Tertinggi

Kepala Perwakilan Ombudsman Provinsi Banten, Fadli Afriadi mengatakan, pelaksanaan PPDB Tahun Ajaran 2024/2025 tidak luput dari perhatian jajarannya.

Pengawasan terhadap PPDB yang dilakukan oleh Ombudsman Banten meliputi koordinasi dengan BPMP dan Dinas Pendidikan baik di lingkup provinsi maupun kabupaten/kota, menerima dan menindaklanjuti laporan masyarakat dan melakukan pemantauan langsung di beberapa sekolah tingkat SD, SMP dan SMA/SMK/MA.

Pada pelaksanaan PPDB khususnya PPDB SMA di Provinsi Banten, berlangsung secara online melalui laman https://ppdb.bantenprov.go.id/.

“Pendaftaran dibuka tanggal 19-23 Juni 2024 untuk jalur zonasi, afirmasi, dan perpindahan orang tua dari dan pengumuman pada tanggal 26 Juni 2024,” kata Fadli melalui keterangan resmi.

“Sedangkan untuk jalur prestasi akademik dan non-akademik pendaftarannya dimulai pada tanggal 1-5 Juli 2024 dan pengumuman pada tanggal 8 Juli 2024,” sambungnya.

Berdasarkan pemantauan saat pendaftaran itulah, Ombudsman menemukan sebanyak 4.683 kursi kosong pada tingkat SMA dengan rincian kursi kosong terbanyak berada pada jalur prestasi non akademik yaitu 1.431 kursi dan jalur perpindahan orang tua sebanyak 1.464 kursi kosong.

“” Ini belum termasuk siswa yang diterima namun tidak daftar ulang/lapor diri,” ungkap Fadli.

Berdasarkan temuan itu , lanjutnya, Kabupaten Lebak menjadi salah satu kabupaten yang memiliki total kursi kosong tertinggi sebanyak 1.457 kursi kosong.

Di peringkat selanjutnya ada Kabupaten Serang sebanyak 1.048 kursi kosong, Kabupaten Tangerang sebanyak 881 kursi kosong, dan Kabupaten Pandeglang sebanyak 613 kursi kosong.

“Peringkat kursi kosong terbanyak untuk Kota yaitu sebanyak 355 kursi kosong berada pada SMA di Kota Serang, 158 kursi di Cilegon dan 137 kursi kosong di Kota Tangerang Selatan. Adapun di Kota Tangerang terdapat 34 kursi Kosong yang semuanya berasal dari sisa kuota jalur perpindahan orang tua,” bebernya.

“Temuan ini belum final, tentunya Ombudsman Banten secara intensif akan mengawal dan mendorong transparansi proses pengisian empat ribuan kursi kosong kepada pihak sekolah maupun Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Banten,” tegasnya.

Penjelasan Dindikbud Banten Tak Sesuai

Fadli menambahkan, pada 27 Juni 2024, Kepala Bidang SMA Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Banten, M. Bayuni menyampaikan kepada Ombudsman Banten bahwa alokasi sisa kursi kosong pada jalur afirmasi dan perpindahan orang tua akan dialihkan ke jalur prestasi.

“Namun, Ombudsman Banten melihat bahwa pengalihan kursi kosong tersebut belum terlihat dalam sistem online,” bebernya.

Fadli menjelaskan, Ombudsman Banten juga akan memonitor data peserta didik pada satuan Pendidikan hingga beberapa minggu paska dimulainya tahun ajaran baru atau MPLS (Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah).

Hal ini diharapkan dapat mencegah pelanggaran terhadap penambahan daya tampung akibat adanya intervensi, titipan, dan faktor-faktor lainnya.

Fadli mengajak seluruh pihak untuk terus bersama-sama mengawal dan mewujudkan pelaksanaan PPDB Tahun Ajaran 2024/2025 berjalan secara transparan, objektif, akuntabel, dan non-diskriminatif sesuai amanat peraturan perundang-undangan.

Dugaan Suap

Terekam dalam video dugaan praktik jual beli kursi siswa pada sebuah SMA/ SMK Negeri di Banten. (Tangkap layar video warga)

Sebelumnya, beredar sebuah video diduga terkait jual beli kursi siswa SMA/SMK Negeri di Banten.

Dalam video yang diterima BantenHits.com, Senin, 1 Juli 2024 terlihat seorang seorang pria tampak tengah melakukan penginputan pada laptop di hadapannya.

Pria tersebut sesekali membuka handphone yang ada di atas meja kemudian kembali terlihat menggerakkan jari di atas keyboard laptopnya.

Samar-samar terdengar dua orang tengah bercakap-cakap di samping pria yang terlihat tengah beraktivitas dengan laptopnya tersebut.

Tak lama kemudian terlihat pada kamera seseorang menghitung uang pecahan rupiah seratus ribuan. Uang tersebut dikeluarkan dari dompet kemudian dimasukkan ke dalam sebuah amplop.

“Baraha, Pak Haji? (Berapa, Pak Haji?),” kata suara dalam video.

“2,5,” jawab pria yang dipanggil Pak Haji. Wajahnya sekelebatan terekam dalam kamera.

“Ieu langsung wae. (Ini langsung aja),” ucapnya sambil menyerahkan amplop.

Berdasarkan informasi yang diterima BantenHits.com, video diduga jual beli kursi siswa tersebut terjadi di sebuah SMK Negeri favorit di Kabupaten Tangerang yang berlokasi di Kecamatan Sepatan.

Belum ada penjelasan resmi dari Dinas Pendidikan Banten terkait video ini. BantenHitscom.com sudah meminta konfirmasi Kepala Dinas Pendidikan Banten, Tabrani melalui handphone Sekretaris Dina Pendidikan Lukman pada Senin sore, 1 Juli 2024 namun hingga berita dipublikasikan belum ada respons.

Tonton Video Dugaan Suap PPDB SMA SMKN di Banten:

Author

  • Darussalam J. S

    Darusssalam Jagad Syahdana mengawali karir jurnalistik pada 2003 di Fajar Banten--sekarang Kabar Banten--koran lokal milik Grup Pikiran Rakyat. Setahun setelahnya bergabung menjadi video jurnalis di Global TV hingga 2013. Kemudian selama 2014-2015 bekerja sebagai produser di Info TV (Topaz TV). Darussalam JS, pernah menerbitkan buku jurnalistik, "Korupsi Kebebasan; Kebebasan Terkorupsi".

    View all posts

Terpopuler

Share post:

spot_img

Berita Lainnya
Related

Cerita di Kali Pondok Jaya Sepatan Sebelum  Dua Bocah Laki-laki Tewas Tenggelam

Berita Tangerang - Dua bocah laki-laki ditemukan tewas tenggelam...

Nama Irene Sunarsa Kembali Muncul dalam Konflik Tanah di Kadu Agung Tigaraksa

Berita Tangerang - Konflik warga Kampung Ciatuy,  RT 04-06/RW...