Connect with us

METROPOLITAN

BKP Kelas II Cilegon Kembali Gagalkan Pengiriman Ribuan Ekor Burung Illegal

Published

on

BKP Kelas II Cilegon Kembali Gagalkan Pengiriman Ribuan Ekor Burung Illegal

2.140 ekor burung tanpa dokumen resmi disita petugas BKP Kelas II Cilegon dari sebuah truk saat turun dari kapal penumpang di Pelabuhan Merak. Burung tersebut berasal dari Sumatera dan akan dikirim ke Pulau Jawa. (BantenHits.com/ Iyus Lesmana)

Cilegon – Petugas Balai Karantina Pertanian atau BKP Kelas II Cilegon berhasil mengagalkan pengiriman sebanyak 2.140 ekor burung tanpa dokumen resmi, Selasa, 27 November 2018. Burung-burung tersebut berasal dari Pulau Sumatera dan rencananya akan dikirim ke beberapa daerah di Pulau Jawa.

Informasi yang berhasil dihimpun BantenHits.com, pengiriman 2.140 ekor burung tersebut berhasil digagalkan berkat informasi warga kepada Tim Intelligence Collaboration (Intelect). Petugas yang saat itu mendapatkan informasi langsung mengamankan sebuah truk dengan nomor polisi B 1368 BFJ dengan muatan burung illegal saat keluar dari kapal penumpang di Dermaga VI Pelabuhan Merak.

2.140 burung tersebut terdiri dari 2.091 ekor burung hidup dan 49 ekor burung sudah mati. Burung-burung tidak dilengkapi dokumen karantina. Mobil beserta muatannya langsung diamankan di Kantor BKP Kleas II Cilegon.

“Jenis burung yang diamankan terdiri dari Ciblek sebanyak 2.058 ekor dan Pleci 82 ekor,” kata Kepala BKP Kelas II Cilegon, Raden Nurcahyo Nugroho melalui siaran persnya, Rabu, 28 November 2018.

Raden mengungkapkan, untuk mengelabui petugas pemilik barang membungkus ribuan ekor burung dalam box plastik berjumlah 53 box. Untuk kepentingan penyelidikan saat ini dua orang pelaku yakni satu orang pemilik dan satu orang sopir kini tengah pemeriksaan oleh petugas BKP Kelas II Cilegon.

“Badan Karantina Pertanian berkomitmen dan senantiasa siaga untuk memastikan komoditas hewan dan produk dilalulintaskan secara tertib dan patuh sesuai No 16 Tahun 1992 tentang Karantina Hewan, Ikan dan Tumbuhan,” tandasnya. (Rus)

Trending