Connect with us

Berita Pemda

Tiga Penghargaan Pelayanan Publik dari Kemenpan RB ‘Diborong’ Pemkab Tangerang, Zaki Ingin Jajarannya Makin Tertantang

Published

on

Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar saat menerima penghargaan pelayanan publik dari Kemenpan RB. Pemkab Tangerang memborong tiga penghargaan sekaligus. (Foto: tangerangkab.go.id)

Jakarta – Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi atau Kemenpan RB memberikan tiga penghargaan sekaligus kepada Pemerintah Kabupaten Tangerang.

Penghargaan diberikan Kemenpan RB terkait Pengelolaan Pengaduan Pelayanan Publik (P4). Bupati Tangerang, Ahmed Zaki Iskandar dan Kadis Kesehatan Kabupaten Tangerang menerima langsung penghargaan di Ballroom Ritz Carlton Mega Kuningan Jakarta, Kamis, 16 Juni 2022.

Tiga penghargaan tersebut masing-masing diraih Pemkab Tangerang setelah masuk 30 besar terbaik sebagai Instansi Pemerintah (IP) Umum Kompetisi P4 ke-4 tahun 2022.

Kemudian penghargaan dengan kategori Unit Penyelenggara Pelayanan (UPP) terbaik yang diraih Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang dengan15 besar.

BACA :  Dear Warga Pandeglang! Mulai 1 April 2022 Perumdam Tirta Berkah Pandeglang Akan Lakukan Penyesuaian Tarif

Dinas Kesehatan juga mendapatkan Piala Anggakara Birawa setelah masuk 5 besar dalam kategori tersebut.

Zaki mengungkapkan rasa syukur karena Pemerintah Kabupaten Tangerang dianugerahi penghargaan dari Kemenpan RB terkait Pengelolaan Pengaduan Pelayanan Publik.

“Alhamdulillah hari ini Pemerintah Kabupaten Tangerang dan Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang mendapatkan penghargaan dari kompetisi SP4N lapor yang diselenggarakan oleh Kementerian PAN RB, Kemendagri dan Kementerian Kominfo,” ungkap Zaki seperti dikutip BantenHits.com dari laman resmi Pemkab Tangerang.

Zaki juga berterima kasih atas kerja keras seluruh Perangkat Daerah (PD) terkait seperti Diskominfo Kabupaten Tangerang, Inspektorat dan Dinas Kesehatan yang mendukung program SP4N di Kabupaten Tangerang. 

Zaki berharap penghargaan tersebut menjadi motivasi untuk seluruh instansi terkait untuk bekerja lebih baik lagi.

BACA :  Misteri Penembakan Ustaz Ternama di Tangerang; Paranormal hingga Ojol Berpura-pura Beli Es

“Tentu saja semua program atau pun jalur pengaduan dari masyarakat dibuka seluas-luasnya untuk kemudian segera ditindaklanjuti, itu yang paling penting. Sekali lagi, saya ucapkan terima kasih semoga ke depan pelayanan publik di Kabupaten Tangerang jauh lebih baik lagi,” harapnya.

Semantara itu, Deputi Bidang Pelayanan Publik Kemen PANRB Prof. Dr. Diah Natalisa, MBA mengatakan, diselenggarakannya kompetisi tersebut adalah untuk memotivasi dan juga memperbaiki kualitas pengelolaan pengaduan secara berkelanjutan, dan juga sebagai perwujudan manajemen pengetahuan dalam penyelenggaraan pelayanan publik.

Ia menambahkan, kegiatan yang sudah keempat kalinya diselenggarakan oleh Kemen PANRB ini, para penerima penghargaan sudah ditetapkan berdasarkan hasil evaluasi lanjutan berupa wawancara melalui ruang virtual zoom meeting yang telah dilaksanakan pada tanggal 23-30 Mei 2022 oleh Tim Evaluasi secara independen.

BACA :  Braaaak! Pengendara Motor di Lebak Terseret KA usai Terobos Palang Pintu; Begini Kondisinya

“Tahun 2022 ini, jumlah peserta yang siap di verifikasi terdapat 434 peserta dari 573 yang mendaftar, baik lingkup Kementrian, Lembaga, dan Pemda. Dari 434 diseleksi lagi dan menghasilkan 51 besar terbaik dari pemerintah daerah, instansi kementerian maupun unit penyelenggara pelayanan,” katanya.

Diah juga mengucapkan selamat kepada 51 instansi pemerintah dan unit penyelenggara pelayanan atau UPP yang telah terpilih menjadi top pengelola pelayanan publik terbaik khusus kepada top 17 instansi pemerintahan dan UPP penerima Piala Anggakara Birawa.

“Semoga ke depannya bisa menjadi penyemangat dan inspirasi dan menularkan praktek yang baik dalam pengelolaan pengaduan kepada instansi pemerintah dan unit penyelenggara lainnya untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik yang lebih baik lagi,” kata Diah.

Editor: Fariz Abdullah



Darusssalam Jagad Syahdana mengawali karir jurnalistik pada 2003 di Fajar Banten--sekarang Kabar Banten--koran lokal milik Grup Pikiran Rakyat. Setahun setelahnya bergabung menjadi video jurnalis di Global TV hingga 2013. Kemudian selama 2014-2015 bekerja sebagai produser di Info TV (Topaz TV). Darussalam JS, pernah menerbitkan buku jurnalistik, "Korupsi Kebebasan; Kebebasan Terkorupsi".

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *




Terpopuler