Connect with us

Berita Terbaru

Buruh Ingin UMK Lebak 2023 Naik 13 Persen

Published

on

Perwakilan buruh saat audiensi dengan pemerintah daerah mengenai kenaikan UMK Lebak 2023.(BantenHits.com/ Fariz Abdullah)

Lebak– Buruh di Lebak ramai-ramai mendatangi kantor Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Lebak, Selasa, 27 September 2022. Mereka meminta kenaikan Upah Minimum Kerja atau UMK Lebak 2023 sebesar 13 persen.

Kedatangan buruh yang dikomandoi Ketua Aspindo Lebak, Pepep Faisaludin; Ketua KSPI Lebak, HM Yogi Rochmat; dan Ketua SPN Lebak, Sidik Uen ditemui secara langsung oleh Plt Kepala Disnaker Lebak, Maman Suparman.

Ketua Dewan Pimpinan Cabang Serikat Pekerja Nasional Lebak, Sidik Uen mengatakan keinginan buruh soal kenaikan UMK sebesar 13 persen atau Rp400 ribu ini sangat masuk akal dan mendasar. Terlebih harga Bahan Bakar Minyak (BBM) naik.

BACA :  Antrean Mengular di Hari Pertama PPDB SMAN 3 Rangkasbitung

“Barusan sudah saya sampaikan ke pemerintah daerah melalui kepala Disnaker, serta kepada pihak Aspindo dan KSPSI juga, bahwasanya, desakan agar UMK 2023 dinaikan 13 persen tidak bisa ditawar-tawar lagi,” ujar Sidik.

Menanggapi hal itu, Plt Kepala Disnaker Lebak, Maman SP mengatakan, sesuai hasil rapat bersama Pemerintah Provinsi Banten beberapa waktu lalu, bahwa aspirasi kenaikan UMK yang disampaikan buruh Lebak akan diinveterasisir, serta akan disampaikannya ke Dinasnaker Banten.

“Kita tahu di Lebak saat ini, sedang memprogramkan tata ruang bagi kawasan industri terpadu. Oleh karena itu aspirasi kenaikan UMK ini, jangan sampai menganggu terhadap program kawasan industri tersebut,”katanya.

“Makanya terkait aspirasi kenaikan UMK ini harus dilihat manfaat dan mudoratnya,”sambungnya.

BACA :  40 Pelajar Berprestasi di Lebak Dapat Beasiswa

Editor: Darussalam Jagad Syahdana

 



Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *




Terpopuler