Connect with us

Berita Terbaru

Mahasiswa Banten Sepakat Tolak Omnibus Law; Buat Negara Takluk Pada Penguasa

Published

on

FOTO ILUSTRASI. Aksi unjuk rasa mahasiswa Banten menolak Omnibus Law di Lampu Merah Ciceri, Kota Serang. (BantenHits.com/Mahyadi)

Serang- Mahasiswa Provinsi Banten sepakat menolak Omnibus Law RUU Cipta Kerja. Mereka menilai RUU tersebut tidak menjawab kebutuhan rakyat Indonesia dari aspek ekonomi, pendidikan, dan ketenagakerjaan.

Ketua BEM Unsera, Diky Benarivo menegaskan, RUU Ciptaker tidak akan menyelesaikan ketersediaan lapangan pekerjaan, terlebih lagi mengedepankan hak-hak pekerja.

Sedangkan, lanjut dia, disisi lain permasalahan ekonomi Indonesia tidak berkutat kepada investasi saja, melainkan kualitas kelembagaan yang masih rentan akan praktik korupsi yang menghambat pada perputaran ekonomi nasional.

“Kami juga menolak sektor pendidikan dimasukkan ke dalam Omnibus Law RUU Cipta Kerja. Maka dengan tegas kami mendesak pemerintah menghentikan praktik liberalisasi, privatisasi, dan komersialisasi pendidikan serta wujudkan demokratisasi kampus,” tegas Diky kepada BantenHits.com, di Kota Serang, Selasa, 25 Agustus 2020.

BACA :  Masyarakat dan Pejabat Antusias Sambut Kebebasan Mantan Wali Kota Cilegon

Hal senada dikatakan ketua demisioner BEM STIE Al-Khairiyah Cilegon periode 2018-2019, Muhamad Rifaldi. Konsep Omnibus Law RUU Cipta Kerja merupakan salah satu bukti negara yang semakin takluk pada kuasa modal, sampai harus merugikan kepentingan orang banyak.

Penyebabnya, kata dia, pemerintah tidak selektif dalam menarik investasi yang masuk. Sehingga investor potensial yang hadir justru adalah investor yang buruk dan paling ekstraktif, yang hanya akan memperluas eksploitasi alam dan kerusakan lingkungan dengan menghadirkan produk hukum yang justru bermasalah.

“Banyak masalah yang ditemukan dalam RUU Cipta kerja, baik dari segi prosedur penyusunan maupun substansi RUU banyak memiliki kecacatan,” ungkapnya.

Editor: Fariz Abdullah

BACA :  75 Desa di Kabupaten Pandeglang Masih Tertinggal


Pria kelahiran Cihara, Kabupaten Lebak ini, dikenal aktif berorganisasi. Sejak sekolah hingga kuliah, jabatan strategis dalam organisasi pernah diembannya. Mursyid dikenal memiliki daya juang dan dedikasi tinggi dalam pekerjaannya.

Terpopuler