Connect with us

AGENDA PANWASLU

Menang Pilkada versi Hitung Cepat, Calon Wali Kota Cilegon Helldy Agustian Terjerat Dugaan Politik Uang

Published

on

Calon Wali Kota Cilegon Helldy Agustian seusai menjalani pemeriksaan di Bawaslu Cilegon. Helldy diperiksa terkait dugaan politik uang berupa janji memberikan Rp 50 juta per TPS. (Iyus Lesmana/ BantenHits.com)

Cilegon – Calon Wali Kota Cilegon Helldy Agustian memenuhi panggilan Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Cilegon Kamis malam, 17 Desember 2020.

Kedatangan calon wali Kota Cilegon yang dinyatakan unggul versi hitung cepat untuk menjalani pemeriksaan menyusul adanya laporan Tim pemenangan pasangan calon (Paslon) nomor urut 2, Ratu Ati Marliati – Sokhidin terkait dugaan pelanggaran Pilkada 2020 Kota Cilegon berupa dugaan politik uang.

Informasi yang berhasil dihimpun, sesaat setelah tiba di kantor Bawaslu Cilegon Helldy langsung dimintai keterangan oleh petugas Bawaslu perihal laporan tentang video dugaan janji uang Rp 50 juta per Tempat Pemungutan Suara (TPS).

BACA :  Pertanyakan Kejelasan Huntap, Korban Tsunami Selat Sunda Geruduk Kantor Camat Sumur

Kepada awak media Helldy menjelaskan jika  dia telah mengklarifikasi peristiwa yang terekam dalam video yang beredar di media sosial tersebut.

“Banyak beredar seolah-olah per TPS dikasih Rp 50 juta, itu tidak benar, itu wacana, usulan dari tim dan untuk tim ingin mendapatkan reward, apresiasi,” ujar Helldy, Jumat, 18 Desember 2020.

Helldy mengungkapkan, saat itu dirinya usai menyalatkan jenazah salah satu warga di Kelurahan Banjar Negara, Kecamatan Ciwandan, Kota Cilegon.

Selanjutnya terjadilah obrolan antara dirinya bersama tim pemenangan. Saat itu salah satu tim mengusulkan agar ada penghargaan bagi TPS yang mendapatkan suara terbanyak.

“Jadi itu wacana tim, yang bicara juga kan (di video) bukan saya, tim yang bicara,” ungkapnya.

BACA :  Angka Positif Covid-19 di Kabupaten Tangerang Terus Meroket, Ternyata Kasus Pertama Diketahui Menimpa Sosok Ini di Bencongan

Helldy membeberkan akan menyerahkan sepenuhnya proses yang berlangsung di Bawaslu Kota Cilegon.   

Terpisah, Ketua Bawaslu Kota Cilegon Siswandi menjelaskan bahwa Helldy Agustian dimintai keterangan  kurang lebih selama tiga jam.

“Pemeriksaan dilakukan dari 20.30 WIB sampai 23.30 WIB,” tandasnya.

Editor: Darussalam Jagad Syahdana



Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terpopuler