Connect with us

Berita Terbaru

Gaes, Ternyata Cilegon Punya Potensi Jadi Tempat Pariwisata Bak Sentosa Island

Published

on

Walikota Cilegon Helldy Agustian Saat Menghadiri Podcast Di “Sofa Panas” PT Krakatau Sarana Properti. (Istimewa)

Cilegon- Kota Cilegon selama ini dikenal sebagai kota industri. Lebih dari 200 industri beraktivitas di Cilegon, mulai dari Lotte hingga Chandra Asri.

Kota yang terletak di provinsi Banten ini sebenarnya nyaris tidak punya tempat pariwisata.

Wali Kota Cilegon Heldy Agustian mengungkapkan, Cilegon sebenarnya punya potensi untuk menjadi kota pariwisata. Secara geografis, Cilegon adalah pintu gerbang menuju pulau Jawa.

Selain itu, masyarakat di pulau Jawa yang ingin ke pulau Sumatera juga harus melalui kota Cilegon. Kata Heldy, selama ini kota Cilegon lebih banyak dijadikan sebagai kota transit.

Wali Kota dari Partai Berkarya itu punya keinginan untuk menjadikan Cilegon sebagai kota pariwisata. Modal yang dimiliki saat ini adalah pulau Merak besar dan juga pulau Merak kecil yang masih di bawah kendali pemerintah pusat.

BACA :  Belum Rampung, Hotel Amaris Serpong Dibongkar Petugas

“Kita punya dua pulau, yang besar namanya Merak besar dan yang kecil namanya Merak kecil. Bisa untuk pariwisata, ada bukit di atasnya, sudah bikin planning dan investor lagi dicari. Bisa bikin kayak Sentosa Island (destinasi wisata di Singapura-red). Luasnya sekitar seperempat atau seperlima Sentosa Island,” kata Heldy saat menjadi tamu dalam tayangan podcast “Sofa Panas” episode perdana yang baru saja diluncurkan PT Krakatau Sarana Properti dan dipandu oleh Chef Haryo dan Ary Sudarsono, Senin, 20 Juni 2022.

Heldy menambahkan, di dua pulau itu bisa dibangun hotel dan juga resort seperti di Sentosa Island. Sebagai informasi, Sentosa Island adalah salah satu tempat wisata yang paling banyak dikunjungi di Singapura. Selain memiliki tempat hiburan Universal Studio, wilayah itu juga mempunyai banyak resor dan hotel untuk menampung para wisatawan.

BACA :  UN Batal Dihapus, Zaki Minta Pusat Lakukan Kajian

Heldy menambahkan, kota Cilegon tidak bisa memanfaatkan pantai yang mereka miliki untuk dijadikan tempat wisata. Karena, sebagian besar pantai di kota tersebut sudah digunakan oleh lebih dari 60 industri yang hampir 50 persen adalah industri kimia.

Selain pulau Merak besar dan Merak kecil, Heldy juga ingin membuat sebuah pusat kuliner di wilayah Anyer. Menurut dia, ada sebuah bangunan yang tidak dipakai lagi dan bisa dijadikan sebagai pusat wisata kuliner.

“Untuk Anyer, ada satu gedung putih di sana yang tadinya untuk kantor salah satu instansi yang tidak digunakan akhirnya, kita ingin jadikan pusat kuliner,” jelas Heldy.

Pantai Carita dan Anyer merupakan destinasi wisata yang banyak dikunjungi wisatawan. Untuk mewujudkan hal itu, kata Heldy, kota Cilegon harus punya Sumber Daya Manusia yang mumpuni.

BACA :  Dua Pelaku Judi Diringkus Polsek Pasar Kemis

Karena itu, dalam setahun terakhir, Pemkot Cilegon memberikan beasiswa kepada 5.000 pelajar untuk meneruskan ke jenjang kuliah. Pemkot juga sudah bisa menambah jumlah sekolah dasar hingga SMP dan SMA.

“Kami juga melakukan kolaborasi dengan sektor industri yang ada di sini untuk menyaluran dana CSR mereka di sektor pendidikan. Jadi, kehadiran mereka di sini memberikan manfaat untuk masyarakat sekitar,” tambah Heldy.

Salah satu target lain yang ingin dicapai Heldy adalah menjadikan Cilegon sebagai kota pintar alias Smart City. Namun, kata Heldy, menjadikan Cilegon sebagai smart city masih memerlukan waktu.

“Saat ini kami tengah menyiapkan smart village yang tinggal 30 persen lagi rampung. Jadi, kalau sudah selesai maka kita bisa mengetahui ada berapa banyak pengangguran di tiap RT atau ada berapa banyak anak yatim piatu di tiap RW. Semuanya bisa kita pantau langsung,” jelas Heldy. (*)



Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *




Terpopuler