Connect with us

Berita Terbaru

Nah Loh Dukungan RT/RW soal Pembellian Sepeda Listrik Disebut Tak Etis

Published

on

Ketua Laskar Berkah Pandeglang, H. Udin Saprudin menyebut demo dukungan RT/RW soal sepeda listrik tidak etis dan bernuansa politis. (Bantenhits/Engkos Kosasih)

Pandeglang – Aksi demonstrasi RT/RW dari Kecamatan Pandeglang, Majasari dan Karangtanjung di depan gedung DPRD Kabupaten Pandeglang, kemarin, disorot.

Pasalnya, aksi demonstrasi dalam rangka mendukung program Bupati Pandeglang, Irna Narulita yang mau membeli sepeda listrik itu dinilai berbau politis.

Ketua Laskar Berkah Pandeglang, H. Udin Saprudin mengatakan, poster yang ditulis RT/RW untuk memblokir empat partai yang menolak pembelian sepeda listrik berbau politik praktis dan unsur penghasutan.

“Ketua RT/RW yang demo kemarin melakukan tindakan yang tak etis, karena telah melakukan penghasutan agar benci terhadap partai yang menolak program sepeda listrik,” kata Udin Saparudin, Jumat 26 Agustus 2022.

BACA :  Serahkan Rekomendasi, Begini Isi Tuntutan Mahasiswa Lebak kepada Rano Karno

Padahal menurut Udin Saparudin partai yang menolak itu lebih mementingkan nasib RT/RW yang berkelanjutan. Seperti insentif, sebab pembelian sepeda listrik sama sekali tidak urgent untuk kondisi Kabupaten Pandeglang.

“Empat partai itu kan lebih mementingkan adanya peningkatan insentif RT/RW. Harusnya mereka bersyukur telah diperjuangkan insentifnya, ini malah menghasut agar tidak memilih partai yang menolak sepeda listrik,” ujarnya.

Udin Saparudin juga menilai, aksi demonstrasi RT/RW terebut bisa diproses secara hukum. Sebab diduga melakukan tindakan melawan hukum dengan cara penghasutan sesuai pasal 160 yang tertuang dalam Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP).

“Dengan menulis dan berucap agar tak memilih empat Parpol ditahun 2024 sewaktu mereka demo, saya rasa itu tindakan penghasutan dan apalagi disampaikan dimuka umum. Jelas itu masuk tindakan melawan hukum sesuai pasal 160 di KHUAP,” tandasnya.

BACA :  Petugas Keamanan di Pelabuhan Merak Tewas Terjepit Toyota HiAce di Atas Kapal Milik PT ASDP Merak

Untuk diketahui empat partai yang menolak pengadaan sepeda listrik ini diantaranya Fraksi Golkar, Gerindra, PKB dan PPP. Sedangkan rencana pembelian sepeda listrik ini menggunakan dana APBD TA 2023 sebesar Rp38 Miliar.

Editor: Fariz Abdullah



Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *




Terpopuler