Respons Aduan Warga, KASN Lakukan Analisa dan Akan Minta Klarifikasi Sekda Kabupaten Tangerang

Date:

KASN akan menganalisa laporan dan akan meminta klarifikasi Sekda Kabupaten Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid soal dugaan pelanggaran etik ASN yang dilaporkan warga Desa Benda, Kecamatan Sukamulya, Rabu, 17 April 2024. (FOTO: kasn.go.id)

Berita Tangerang – Komisi Aparatur Sipil Negara atau KASN akan menindaklanjuti laporan Ari Sudrajat, warga Desa Benda, Kecamatan Sukamulya, Kabupaten Tangerang yang mengadukan dugaan pelanggaran etika sebagai ASN yang dilakukan Sekda Kabupaten Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid.

Hal tersebut ditegaskan, Asisten Bidang Pengaduan KASN, Agustinus Sulistyo saat dihubungi BantenHits.com melalui aplikasi berbagi pesan WhatsApp, Kamis sore, 18 April 2024.

“Segera kami tindaklanjuti,” kata Agustinus.

Dalam penanganan aduan semacam itu, lanjutnya, KASN akan terlebih dahulu melakukan analisis terhadap laporan yang dilayangkan warga. Selanjutnya, KASN akan melakukan klarifikasi terhadap terlapor dan melakukan koordinasi dengan pimpinan KASN.

“Setelah itu kami analisis hasilnya dan memberikan rekom,” ungkap Agustinus.

Sebelumnya, Sekda Kabupaten Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid dilaporkan seorang warga Desa Benda, Kecamatan Sukamulya, Kabupaten Tangerang bernama Ari Sudrajat ke Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) atas dugaan pelanggaran etika sebagai ASN, Rabu, 17 April 2024.

Selain dilaporkan ke KASN, Ari Sudrajat juga meminta agar Penjabat (Pj) Bupati Tangerang, Andi Ony Prihartono melakukan penindakan terkait dugaan pelanggaran etik yang dilakukan Moch. Maesyal Rasyid.

Ari mengungkapkan, pelaporan dilakukan dirinya atas dugaan pembiaran pemasangan baliho Moch.Maesyal Rasyid sebagai calon Bupati Tangerang 2024 yang marak di Kabupaten Tangerang. Selain itu, Maesyal Rasyid yang merupakan seorang ASN juga diduga melakukan kampanye dini.

“Latar belakang laporan saya kaitannya dengan dugaan pelanggaran etika Sekda sebagai seorang ASN yang secara terang-terangan diduga berkampanye dini (dengan) membiarkan (pemasangan) APK baliho, billboard berbau politik dan bahkan ada dugaan pembagian sembako bergambar dirinya dengan narasi politik,” kata Ari saat dihubungi BantenHits.com lewat WhatsApp, Kamis siang, 18 April 2024.

Ari yang juga pendiri Benteng Rakyat Tangerang atau Bentang meminta agar KASN segera menelusuri dugaan pelanggaran etika tersebut karena hal tersebut rentan dengan konflik kepentingan.

“Kami minta KASN dan Pj Bupati Tangerang tidak membiarkan seorang ASN menyalahi aturan apalagi sampai diduga melakukan kampanye terselubung meminta dukungan pencalonan dirinya pada Pilkada 2024,” tegasnya.

BantenHits.com sudah berusaha meminta tanggapan Moch. Maesyal Rasyid terkait laporan yang dilayangkan warga ke KASN, namun tidak direspons.

Author

  • Darussalam J. S

    Darusssalam Jagad Syahdana mengawali karir jurnalistik pada 2003 di Fajar Banten--sekarang Kabar Banten--koran lokal milik Grup Pikiran Rakyat. Setahun setelahnya bergabung menjadi video jurnalis di Global TV hingga 2013. Kemudian selama 2014-2015 bekerja sebagai produser di Info TV (Topaz TV). Darussalam JS, pernah menerbitkan buku jurnalistik, "Korupsi Kebebasan; Kebebasan Terkorupsi".

    View all posts

Terpopuler

Share post:

Berita Lainnya
Related

Cara Pemkab Tangerang Tingkatkan Kesejahteraan Petani Rumput Laut

Berita Tangerang - Rumput laut merupakan komoditas yang memiliki...

Wujudkan Merdeka Belajar Kampus Merdeka lewat Kolaborasi Pemkot Tangerang dan UNPRI

Berita Tangerang - Implementasi Merdeka Belajar di Kampus Merdeka...

Satu Pemilik Tanah yang Dibebaskan untuk Lahan RSUD Tigaraksa Diduga Istri Camat

Berita Tangerang - Pemerintah Kabupaten atau Pemkab Tangerang telah...