Connect with us

METROPOLITAN

Stres Bakar Rumah, Wartawan Jadi Sasaran

Published

on

Tangerang, Banten Hits.com – Manusia adalah makhluk yang berakal. Akal yang dikaruniakan Tuhan semestinya digunakan untuk berpikir dan bertindak untuk berbuat kebaikan dan kebenaran. Namun saat akal tak lagi waras, orang tak bisa lagi mengendalikan pikirannya, sehingga akan berperilaku dan bertindak di luar nalar.

Adalah Robi, salah satu contoh orang yang tidak lagi bertindak secara waras. Warga Jalan Kenanga No. 457, Perumahan Poris Indah, Kelurahan  Batu Ceper, Kota Tangerang, Kamis (07/03), nekad membakar rumahnya sendiri.

Tangerang, Banten Hits.com – Manusia adalah makhluk yang berakal. Akal yang dikaruniakan Tuhan semestinya digunakan untuk berpikir dan bertindak untuk berbuat kebaikan dan kebenaran. Namun saat akal tak lagi waras, orang tak bisa lagi mengendalikan pikirannya, sehingga akan berperilaku dan bertindak di luar nalar.

BACA :  Muncul Hoaks Vaksin COVID-19 Sinovac Hanya untuk Uji Klinik dan Mengandung Sel Vero, Ini Faktanya

Adalah Robi, salah satu contoh orang yang tidak lagi bertindak secara waras. Warga Jalan Kenanga No. 457, Perumahan Poris Indah, Kelurahan  Batu Ceper, Kota Tangerang, Kamis (07/03), nekad membakar rumahnya sendiri.

Aksi itu, diduga karena Roby menderita stress. Dugaan ini diperkuat dari kesaksian sejumlah tetangga Roby, di lokasi kejadian. Ida misalnya, salah seorang tetangga mengatakan, Roby kemungkinan sengaja membuang puntung rokok ke tumpukan sampah dirumahnya hingga mengakibatkan kobaran api.

“Dia itu memang dikenal kurang waras. Didalam rumahnya saja banyak sampah, yang dia suka pungutin kalau pagi dan sore,” ujarnya kepada Bantenhits.com di lokasi kejadian.

Api yang berkobar hebat langsung meludeskan seluruh bangunan rumah Roby yang tinggal bersama bapaknya. Karena api tidak kunjung padam, api pun merambat hingga ke rumah tetangganya milik A Kong.

BACA :  Bandar Heroin Tewas Ditembak Polisi di Tangerang

Kesal dengan kelakuan Robi, A Kong pun mengamuk. Caci makian keluar dari mulut A kong. Bahkan, ia sempat mengejar Robi dan ingin melayangkan bogem mentah.  Untungnya aksi tersebut langsung diamankan warga dan pihak kepolisian yang berjaga-jaga.

Amukan A Kong dan dua putrinya pun berbuntut pula pada wartawan yang meliput. “Tutup enggak itu kamera, gue banting lo!” ancam A Kong dalam amarahnya kepada Doni Kontributor Kompas Tv.

Warga pun langsung mengajak Doni pergi dari tempat kejadian, untuk kemudian menyarankan ambil gambar dari jarak jauh saja.

Sementara itu, menurut Mawi salah seorang tim pemadam kebakaran mengatakan, pihaknya menerjunkan langsung 6 unit mobil damkar untuk menjinakan api. “Kalau personil ada sekitar 20, dibantu oleh posko juga,” ucapnya.

BACA :  APBD Ibu Kota Banten Tahun 2020 Hanya Rp1,3 Triliun, DPRD Sebut Setara dengan Anggaran Satu OPD di Pemprov

Api yang membakar rumah Roby dan Akong itu baru berhasil dipadamkan setelah petugas pemadam berjibaku selama satu jam lebih. (Rie/Hendra) 



Darusssalam Jagad Syahdana mengawali karir jurnalistik pada 2003 di Fajar Banten--sekarang Kabar Banten--koran lokal milik Grup Pikiran Rakyat. Setahun setelahnya bergabung menjadi video jurnalis di Global TV hingga 2013. Kemudian selama 2014-2015 bekerja sebagai produser di Info TV (Topaz TV). Darussalam JS, pernah menerbitkan buku jurnalistik, "Korupsi Kebebasan; Kebebasan Terkorupsi".

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terpopuler