Connect with us

METROPOLITAN

BNN juga Amankan 240 Ribu Butir Pil PCC di Lebak

Published

on

Serang – Selain jutaan pil Carnophen yang diproduksi di sebuah gudang di Kampung Ciodeng, Desa Jatimulya, Kabupaten Lebak, ratusan ribu butir pil PCC (Paracetamol, Caffeine dan Carisoprodol) juga diamankan Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Banten.

Sebanyak 240 ribu butir pil PCC tersebut dikemas ke dalam 12 kardus yang dimasukkan ke dalam 6 peti kayu dan disimpan di sebuah mobil Grand Max silver B 1286 GVI. Diperkirakan, ratusan ribu pil PCC tersebut bernilai Rp600 juta.

BACA JUGA: Polisi Sebut 2 Juta Pil Carnophen di Lebak Siap Edar

Kepala BNNP Banten Kombes Muhamad Nurochman mengatakan, mobil tersebut terparkir di belakang Pondok Pesantren (Ponpes) Bani Abas, Desa Jatimulya, Rangkasbitung, Lebak.

BACA :  Salat Duha Bersama, Zaki Ajak Warga Doakan Palestina

“Mobil ini sudah dua hari dititipkan ke warga. Karena pemiliknya tidak kembali, warga curiga dan melaporkan kepada petugas,” kata Nurochman kepada awak media di Kantor BNNP Banten, Jalan Syekh Nawawi Al Bantani, Cipocok Jaya, Kota Serang, Jumat (15/12/2017).

Nurochman mengungkapkan, ratusan pil PCC yang akan dikirim ke luar Jawa tersebut diproduksi di pabrik yang sama, di Kampung Ciodeng, Jatimulya.

“Setelah kita koordinasi dengan Polda Banten, ternyata PCC ini obat yang diprodukai oleh pabrik itu,” ujarnya.

BACA JUGA: Polisi Kantongi Identitas Pembuat Jutaan Pil Carnophen di Lebak

Lanjut Nurochman, pihaknya akan berkoordinasi dengan Polda Banten untuk mengungkap pelaku.

“Keterangan warga, hanya satu orang yang saat itu menitip mobil,” imbuhnya.

BACA :  Korban Penembakan di Bizpoint Sempat Pergoki Kawanan Pencuri Sepeda Motor

Pil PCC termasuk obat yang saat ini izin edarnya sudah dicabut BPOM karena mempunyai dosis tinggi dan bisa mengakibatkan halusinasi.(Nda)



Terpopuler