Connect with us

Berita Utama

Geger Sabu dalam Honda Scoopy ‘Misterius’ di Dekat Ponpes Al Ihsan Kadomas Ungkap Jaringan Penyuplai Barang Haram di Kota Santri

Published

on

K pemilik Honda Scoopy berisi puluhan paket sabu yang ditinggalkan di Ponpes Al Ihsan Kadomas saat diperiksa polisi. (Istimewa)

Pandeglang – Satuan Reserse Narkoba atau Satresnarkoba Polres Pandeglang menemukan puluhan paket sabu dalam sepeda Motor Honda Scoopy ‘misterius’ yang ditinggalkan di dekat Ponpes Al-Ihsan, Jalan Raya AMD, Kelurahan Kadomas, Kabupaten Pandeglang, belum lama ini.

Setelah ditelusuri, polisi berhasil menangkap K (33), pemilik motor, warga Kampung Babakan Sepur RT 002 RW 004, Desa Jatimulya, Kecamatan Rangkasbitung, Kabupaten Lebak.

Setelah melakukan serangkaian penyelidikan, K kemudian ditetapkan sebagai tersangka kepemilikan sabu. K diketahui berperan sebagai kurir.

Tak hanya berhenti di situ, Polres Pandeglang juga menemukan fakta baru dalam penangkapan K.

BACA :  Lebaran, Polisi Imbau Warga tak Bakar Petasan

Fakta pertama yakni, barang bukti puluhan bungkus sabu yang dimasukan ke dalam bekas bungkus permen dengan berat 27,61 gram itu diduga dikendalikan dari dalam Lembaga Permasyarakatan atau Lapas.

Fakta kedua, Polres Pandeglang menemukan pola dan cara peredaran narkoba yang sama dengan beberapa tersangka yang sudah diamankan. Fakta ini menguatkan aparat bahwa pengendali narkoba masih satu jaringan.

“Dari beberapa hasil ungkap kasus narkoba di Pandeglang terdapat beberapa pola dan ciri yang sama yang patut diduga menunjukkan jaringan yang sama,” kata Kasatres Narkoba Polres Pandeglang, AKP Akhmad Dheny, Minggu, 31 Mei 2020.

Menurut Akhmad Dheny, pada pola pertama soal waktu yang digunakan para pelaku kasus narkoba, yakni, menyimpan pesanan di suatu tempat dilakukan menjelang tengah malam sampai pagi dini.

BACA :  Sabu 5,2 Kilogram Hasil Sitaan dari Aceh Dimusnahkan BNN Banten

Pola kedua, dari ciri-ciri khusus yakni menggunakan bungkus permen dan lakban. Ini menguatkan dugaan bahwa pengendali narkoba yang masuk wilayah hukum Polres Pandeglang merupakan jaringan yang sama.

“Ini menjadi PR (Pekerjaan Rumah) besar dan tanggung jawab kita semua, termasuk element masyarakat dalam rangka memberantas peredaran gelap narkoba agar generasi muda indonesia menjadi generasi yang berprestasi sebagai penerus bangsa,” pungkasnya.

Editor: Darussalam Jagad Syahdana



Memulai karir jurnalistik di BantenHits.com sejak 2016. Pria kelahiran Kabupaten Pandeglang ini memiliki kecenderungan terhadap aktivitas sosial dan lingkungan hidup.

Terpopuler