Connect with us

Berita Terbaru

Akhir Pekan Ala Aleg PKS Banten, Blusukan ke Wilayah Pelosok Lebak hingga Turun Ronda

Published

on

Anggota Legislatif (Aleg) PKS DPRD Banten, Iip Makmur saat menghadiri acara seren tahun Kasepuhan Cisitu. (Istimewa)

Lebak- Iip Makmur, Anggota DPRD Provinsi Banten memutuskan untuk blusukan ke masyarakat dalam menghabiskan waktu akhir pekan.

Sabtu, 29 Agustus 2020, anggota legislatif (aleg) Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini memilih untuk berbaur dengan masyarakat, Desa Situmulya dan Desa Kujangsari, Kecamatan Cibeber, Kabupaten Lebak.

Kedatangan Aleg yang hobi berdakwah ke wilayah pelosok Lebak ini bukan tanpa alasan. Mengajak, sang istri dan beberapa staffnya, Iip berkesempatan menyaksikan dan turut terlibat dalam acara adat tahunan di wilayah tersebut.

Adalah Seren Tahun Kasepuhan Cisitu. Tradisi masyarakat Banten Kidul itu merupakan acara rutin tahunan yang dilaksanakan sebagai bentuk rasa syukur atas panen padi.

BACA :  Gawat! Pengadaan APD, Masker sampai Makan Minum Senilai Rp7,2 Miliar di Banten Disinyalir Bermasalah

“Alhamdulillah suatu kebanggan bisa berbaur dengan masyarakat dan menghadiri acara seren tahun. Terlebih bisa berbincang dan bersilaturahmi dengan para tokoh kasepuhan Cisitu seperti Abah H.M Okri, Olot Enjoh dan Olot Ibin,”kata Iip saat berbincang dengan BantenHits.com, Minggu, 30 Agustus 2020.

Dalam acara tersebut, mantan Anggota DPRD Lebak ini juga berkesampatan untuk mengikuti upacara adat kasepuhan Cisitu mulai dari turun ronda dan menabuh lesung bersama dengan warga.

“Turun ronda itu merupakan penyemangat. Atau tanda mau di mulai perang. Dan sebagian ada doa tolak balak juga biar warga dalam keadaan selamat,”tuturnya.

Kata Iip, di Kabupaten Lebak sendiri banyak kerarifan lokal yang terus dilestarikan. Termasuk seren tahun Kasepuhan Cisitu.

BACA :  Punya Anggaran Rp9 Miliar untuk Pemeliharaan Rutin; DPUPR Lebak: Spontan juga Bersifat Krusial  

“Saya berharap masyarakat tetap kompak dan terus melestarikan tradisi kearifan lokal agar tak tergerus arus modernisasi,”tandasnya.

Editor: Fariz Abdullah



Terpopuler