Connect with us

Berita Terbaru

Pengadilan Agama Tutup Sementara usai Dua Pegawainya Terpapar Covid-19; Pelayanan Dilakukan Online

Published

on

FOTO ILUSTRASI Wali Kota Cilegon Edi Ariadi menyerahkan surat lepas isolasi kepada pasien COVID-19 yang sembuh. (BantenHits.com/ Iyus Lesmana)

Serang – Kantor Pengadilan Agama Serang ditutup sementara untuk beberapa hari ke depan. Hal tersebut setelah dua orang pegawainya dinyatakan positif Covid-19 oleh Satgas Covid-19.

Ketua Pengadilan Agama Serang, Elvin Naila mengatakan, penutupan area pengadilan agama dilakukan untuk mencegah penularan Covid-19 dan sambil menunggu hasil swab test seluruh pegawai yang dilakukan oleh RSUD Banten.

Ia juga mencotohkan, penutupan terjadi dibeberapa daerah yang pegawainya dinyatakan terpapar Covid-19, seperti Cibinong, dan Bandung.

“Untuk menjaga kemaslahatan dan kesehatan baik karyawan dan pencari keadilan maka sejak Jumat kami lakukan pembatasan,” ujarnya saat dikonfirmasi, Senin 30 November 2020.

BACA :  Rencana Pengambilalihan Tata Kelola SMK/SMA oleh Pemprov Disambut Baik di Pandeglang

Saat ini, pihaknya telah melakukan upaya tracing dan tracking bagi para karyawan dan di sekitar area pengadilan dengan menyemprotkan disenfektan.

Untuk pelayanan keadilan bagi masyarakat yang berkasnya sudah masuk, Elvin memastikan proses akan tetap berjalan dengan menggunakan metode online.

“Untuk pendaftaran perkara sampai nomor urut 25, kami akan lakukan PTSP online. Dan apabila ada yang ingin mengambil akta cerai sudah bisa di booking,” terangnya.

Kendati demikian, ia meminta kepada para masyarakat untuk membantu support dan mendoakan agar pihaknya tetap memberikan pelayanan kepada masyarakat sekalipun sedang ditutup sementara waktu.

Elvin menambahkan, untuk menjaga kebugaran dan pencegahan baik secara internal kepegawaian di Pengadilan Agama, telah memberikan minuman dan multivitamin untuk para pegawai.

BACA :  Dijebloskan ke Tahanan, Ketua MUI Cilegon Kesal sama Wartawan

“Sebagai pencegahan internal, kami sejak dua bulan memberikan minuman jahe bandrek setiap hari Jumat kepada pegawai,” tutupnya.

Editor: Mursyid Arifin 



Terpopuler