Connect with us

Berita Terbaru

Heboh Losbak Hitam Misterius Bawa Kabur Anak Keterbelakangan Mental di Legok, Korban Ditemukan Malam Hari di Cadas Rancagong

Published

on

Yori Firmansyah, anak keterbelakangan mental di Legon (kiri) kini sudah kembali ke rumahnya setelah dikabarkan hilang dibawa mobil losbak hitam. (BantenHits.com/ Rikhi Ferdian)

Tangerang – Yori Firmansyah (9) bocah dengan keterbelakangan mental asal Desa Palasari, Kecamatan Legok, Kabupaten Tangerang, ini membuat heboh para pengguna WhatsApp usai dikabarkan hilang dibawa oleh seseorang menggunakan mobil losbak berwarna hitam.

Kabar hilangnya Yori itu pun dengan cepat tersebar melalui grup WhatsApp, hingga banyak yang menduga bocah dengan retardasi mental ini dibawa kabur oleh orang tak dikenal.

Yori hilang Sabtu, 6 Februari 2021 sekira pukul 14.30 itu pun membuat orang tua dan kaka angkatnya panik. Bahkan, ada yang sempat melihat jika anak itu berada di sebuah mobil losbak berwarna hitam yang melaju kencang.

BACA :  Diduga Bocor, Razia Pekat di Lebak Nihil Tangkapan

Selain membuat pesan berantai melalui WhatsApp, keluarga anak disabilitas ini juga meminta bantuan polisi untuk mencari dengan melaporkan dugaan penculikan itu ke Mapolsek Legok.

Namun, selang lima jam usai dikabarkan hilang, kabar baik datang dari salah seorang warga yang mengaku menemukan Yori di daerah Cadas, Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang, sekira pukul 20.00 WIB.

“Alhamdulillah (Yori) sudah ditemukan, ada warga yang menemukan dia di wilayah Cadas Curug dan langsung menghubungi kami, sudah dijemput sekarang anaknya sudah di rumah,” ungkap Fauzan kaka angkat Yori kepada BantenHits.com.

Meski belum diketahui apakah bocah tersebut menjadi korban penculikan, namun ada saksi yang melihat jika Yori diturunkan oleh seseorang dari mobil losbak yang ditumpanginya di wilayah Bitung.

BACA :  Duh, WH Tak Izinkan Pembelajaran Tatap Muka di Banten Jika...

“Ada yang lihat dia diturunin oleh sopir losbak di wilayah Bitung. Saat ada yang tanya tinggal di mana dia hanya menjawab Legok, makanya ada yang naikin dia ke angkot jurusan Legok-Parung Panjang,” tutur Fauzan.

Ia juga mengungkapkan, bahwa Yori merupakan seorang yatim piatu, ia diadopsi oleh orang tua Fauzan sejak kecil, meski tak normal namun keluarga sangat menyayanginya.

Keluarga juga sangat bersyukur karena bocah tersebut sudah kembali ke rumah dalam keadaan baik. Kendati begitu,  pihak keluarga masih penasaran kenapa anak dengan keterbelakangan mental ini bisa terbawa oleh mobil hingga puluhan kilo meter.

“Alhamdulillah sudah kembali ke rumah keadaannya juga baik-baik saja ke depan keluarga akan lebih mengawasi,” pungkasnya.

BACA :  BPOM Gerebek Pabrik Makanan Ringan Ilegal di Tangerang

Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian dari Mapolsek Legok belum bisa dihubungi guna meminta keterangan.

Editor: Darussalam Jagad Syahdana

 



Pria kelahiran Jakarta ini memiliki latar belakang sarjana pendidikan. Ketertarikan pada dunia literasi membuat Rikhi--begitu dia biasa dipanggil--memilih jalan hidup sebagai jurnalis.

Terpopuler