Connect with us

Berita Terbaru

Anggota Korps Bhayangkara di Tangerang Akan Belajar Kitab Kuning Berkat Sosok Religius Ini

Published

on

Kapolresta Tangerang Kombes Pol Wahyu Sri Bintoro Saat bersilaturahmi ke kediaman Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Tangerang KH. Encep Subandi. (Bantenhits/Rikhi Ferdian)

Tangerang- Kapolresta Tangerang Kombes Pol Wahyu Sri Bintoro bersilaturahmi ke kediaman Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Tangerang KH. Encep Subandi di Desa Pete, Kecamatan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, Sabtu, .

Kunjungan Wahyu itu sebagai pelaksanaan Program Rukun Ulama-Umara dan Program Sowan Sesepuh yang merupakan bagian dari Program Pendekar Banten Merajut Keberagaman Merawat gagasan Kapolda Banten Irjen Pol Dr. Rudy Heriyanto Adi Nugroho.

“Alhamdulillah kesempatan siang ini, kami silaturahmi ke Ketua NU Kabupaten Tangerang. Kami diterima dengan baik. Sebagai warga baru kami bersilaturahmi,” kata Wahyu.

BACA :  Ada Smart SIM, Forkopimda Ramai-ramai Datangi Satpas Polres Lebak

Dikatakan Wahyu, dalam perbincangan dengan KH. Encep, disepakati bahwa PCNU Kabupaten Tangerang akan menghadirkan guru pondok pesantren ke Polresta Tangerang Polda Banten. Guru dari kalangan pondok pesantren itu nantinya akan mengisi kegiatan pembinaan rohani dan mental (binrohtal).

Selain itu, kerja sama menghadirkan guru pondok pesantren juga untuk menindaklanjuti Program Presisi Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo mengenai kewajiban personel polisi mempelajari kitab kuning.

“Ke depan, program mempelajari kitab kuning segera kami laksanakan di Polresta Tangerang,” tutur Wahyu.

Tidak hanya itu, Wahyu juga kemudian meminta alim ulama untuk mendukung upaya pemerintah dalam penanganan Covid-19. Dukungan yang dimaksud adalah dengan bersama berdoa agar pandemi Covid-19 lekas berakhir serta dukungan untuk mendorong masyarakat disiplin melaksanakan protokol kesehatan.

BACA :  Empat Hari, Sebelas Wisatawan Terseret Ombak Pantai Sawarna

“Mari sama-sama kita ajak masyarakat pada kebaikan yaitu disiplin melaksanakan protokol kesehatan,” pungkasnya.

Editor: Fariz Abdullah



Pria kelahiran Jakarta ini memiliki latar belakang sarjana pendidikan. Ketertarikan pada dunia literasi membuat Rikhi--begitu dia biasa dipanggil--memilih jalan hidup sebagai jurnalis.

Terpopuler