Connect with us

Berita Terbaru

Madrasah Reyot di Pandeglang Disulap ACT dab PPQ, Begini Penampakannya

Published

on

ACT dan PPQ telah merenovasi Madrasah Darul Hidayah di Kampung Bungur Gede, Desa Curug Ciung, Kecamatan Cikeusik, Kabupaten Pandeglang. (Bantenhits/Engkos Kosasih)

Pandeglang- Madrasah Darul Hidayah di Kampung Bungur Gede, Desa Curug Ciung, Kecamatan Cikeusik, Kabupaten Pandeglang, Banten kondisinya sangat memprihatinkan.

Bangunan yang menjadi ruang utama dalam menuntut ilmu itu kondisinya sudah tidak layak. Para murid merasa khawatir saat belajar di sekolah swasta tersebut.

Beruntung relawan Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersama Pengusaha Penghafal Qur’an (PPQ) berinisiatif melakukan renovasi bangunan sekolah hingga selesai.

“Alhamdulillah pembangunan Madrasah telah selesai dan hari ini kami resmikan bersama-sama,” kata Head of Program ACT Serang Raya, Alamsyah, Jumat 1 Juli 2022.

BACA :  Ratusan Pelajar di Pandeglang Nyaris Tawuran, Dindikbud Panggil Tiga Kepala Sekolah

Alam berharap, pembangunan madrasah darul hidayah dapat bermanfaat untuk mendukung pendidikan agama. Dia memgucapkan, terimakasih kepada mitra PPQ, dan para donatur yang telah memberikan bantuan terbaiknya untuk perbaikan madrasah darul hidayah.

“Kami sangat berharap madrasah ini bisa bermanfaat untuk membantu anak-anak Kampung Bungur Gede mengaji,” harapnya.

Sementara Kepala Sekolah Madrasah Darul Hidayah, Sahroni mengungkapkan, rasa terima kasih karena madrasahnya telah direnovasi.

“Kami ucapkan terima kasih kepada tim ACT, tim relawan yang telah membangun madrasah kami menjadi luar biasa. Semoga kedepannya bisa menjadi lebih baik, kami hanya bisa mendoakan tim ACT,” katanya.

Menurutnya Madrasah Darul Hidayah hanya tersedia satu ruang kelas yang digunakan hingga hampir 70 siswa. Selanjutnya kondisinya sangat tidak layak, tidak ada jendela dan pintu, lantai dan atapnya rusak parah. Namun kini kondisinya sudah baik karena telah diperbaiki ACT.

BACA :  Haerul Jaman Sebut Opini WDP karena Persoalan Aset

“Madrasah kami berdiri tahun 2004 dengan swadaya masyarakat dan belum pernah renovasi sejak tahun 2006 silam. Dan kondisi bangunannya membuat anak-anak kurang nyaman karena rasa khawatir atap yang kapan saja bisa runtuh,”tuturnya.

“Alhamdulillah sekarang sudah dibangun ACT, dan sekarang sudah lebih nyaman dimanfaatkan untuk kebutuhan belajar,”sambungnya.

Editor: Fariz Abdullah



Memulai karir jurnalistik di BantenHits.com sejak 2016. Pria kelahiran Kabupaten Pandeglang ini memiliki kecenderungan terhadap aktivitas sosial dan lingkungan hidup.

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *




Terpopuler