Jangan Biarkan Hoaks Rusak Pemilu! Penyebar Video Bohong Panglima TNI Dukung Anies Baswedan Diburu

Date:

Polisi saat ini tengah memburu penyebar video hoaks Panglima TNI dukung Anies Baswedan. FOTO Ilustrasi: kominfo.ponorogo.go.id.

Berita Jakarta – Berita bohong alias hoaks masih menghantui pelaksanaan Pemilu di Indonesia. Belum lama ini, tersebar sebuah video hoaks yang menarasikan Panglima TNI Laksamana Yudo Margono melakukan deklarasi mendukung calon presiden Anies Baswedan.

Kekinian, Polda Metro Jaya tengah berkoordinasi dengan Markas Besar (Mabes) TNI guna mengusut dan memburu pelaku penyebar video hoaks itu.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan, pihak TNI telah mengantongi identitas pelaku penyebar hoaks. Untuk itu, pengusutan kasus oleh Direktorat Reserse Kriminal Khusus akan berkoordinasi dengan jajaran TNI.

“TNI udah kantongi identitas, bakal kordonasi tentunya, dalam proses pengambilan keterangan verbal dan lain-lain, tentu akan dilakukan upaya ini secara maksimal oleh penyidik,” kata Trunoyudo kepada wartawan seperti dilansir RCTI+, jaringan BantenHits.com.

Dihubungi secara terpisah, Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Laksamana Muda Julius Widjojono enggan berkomentar lebih dalam, terkait apakah pihaknya telah mengantongi identitas pelaku atau belum.

“Sabar ya semoga segera terungkap,” kata Julius, Kamis malam, 25 Mei 2023.

Namun ia memastikan bahwa pihaknya akan berkoordinasi dengan Polda Metro Jaya dalam pengusutan kasus penyebaran hoaks tersebut.

“Pasti (berkoordinasi). Nanti temen-temen polisi yang melanjutkan ke tahapan hukum. Tapi tunggu kepastian dari tim ya,” ucapnya.

Sebagai informasi, video deklarasi Panglima TNI Laksamana Yudo Margono kepada Anies Baswedan beredar di sosial media. Mabes TNI pun menegaskan bahwa unggahan di kanal YouTube Menara Istana itu adalah hoaks.

Diketahui, akun YouTube tersebut mengunggah video dengan judul dipimpin langsung panglima yudo Margono!! Ribuan TNI resmi deklarasikan Anies presiden 2024.

“Video berdurasi delapan menit dan tiga detik, dipastikan merupakan informasi bohong atau hoaks,” bunyi keterangan pers Mabes TNI, dikutip Jumat, 19 Mei 2023.

Mabes TNI memastikan bahwa informasi dalam video tersebut direkayasa, sehingga seolah-olah Panglima TNI beserta prajurit hadir bersama Anies Baswedan dalam kegiatan olahraga.

Padahal, peristiwa itu terjadi dalam waktu dan tempat yang berbeda. Kegiatan olahraga Anies Baswedan berlangsung di Kopassus pada 9 November 2019 saat beliau menjabat Gubernur DKI.

Sementara, video Laksamana Yudo Margono, merupakan kegiatan apel gelar pasukan kesiapsiagaan TNI Angkatan Laut di JICT Tanjung Priok tanggal 23 November 2020.

Sumber: RCTI+

 

Author

  • Darussalam J. S

    Darusssalam Jagad Syahdana mengawali karir jurnalistik pada 2003 di Fajar Banten--sekarang Kabar Banten--koran lokal milik Grup Pikiran Rakyat. Setahun setelahnya bergabung menjadi video jurnalis di Global TV hingga 2013. Kemudian selama 2014-2015 bekerja sebagai produser di Info TV (Topaz TV). Darussalam JS, pernah menerbitkan buku jurnalistik, "Korupsi Kebebasan; Kebebasan Terkorupsi".

Terpopuler

Share post:

Berita Lainnya
Related

Pj Wali Kota Tegaskan Komitmennya Dukung Pengembangan Kompetensi Buruh di Kota Tangerang

Berita Tangerang - Penjabat atau Pj Wali Kota Tangerang,...

Mendagri Ungkap Peran Jokowi pada Penunjukkan Al Muktabar Jadi Pj Banten yang Ketiga Kali

Berita Jakarta - Al Muktabar telah dilantik kembali menjadi...