Nilai Utang Pinjol di Indonesia Naik Jadi Rp 55, 7 Triliun, Hampir Setengahnya Digunakan UMKM

Date:

Nilai utang pinjol di Indonesia naik menjadi Rp 55, 7 triliun, dimana hampir setengahnya digunakan untuk pembiayaa UMKM. FOTO ILUSTRASI: Seorang pelaku UMKM di Kota Tangerang tengah memeriksa Nomor Induk Berusaha atau NIB miliknya. Sejak Agustus 2021 hingga Juli 2023, sudah 50 ribu lebih NIB untuk UMKM diterbitkan di Kota Tangerang. (FOTO: tangerangkota.go.id)

Berita Jakarta – Nilai utang pinjaman online atau pinjol di Indonesia pada September 2023 tercatat oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengalami kenaikan sebesar Rp 55,7 triliun atau 14,28 persen dibanding tahun lalu pada periode yang sama.

Kepala Eksekutif Pengawas Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya Agusman mengatakan, kebanyakan dana pinjol yang tersalurkan di sektor UMKM.

“Outstanding pembiayaan yang disalurkan di bulan September tahun ini tumbuh sebesar 14,28 persen year on year dengan nominal pembiayaan sebesar Rp55,7 triliun,” ujarnya saat konferensi pers di Hotel Four Seasons, Jakarta, Jumat, 10 November 2023 dilansir Suara.com, jaringan BantenHits.com.

Meski naik, lanjutnya, kualitas risiko pembiayaan masih tetap terjaga. Hal ini tercermin dari tingkat wanprestasi 90 hari (TWP90) sebesar 2,82 persen. Sementara, dari sisi porsi pembiayaan, dana yang disalurkan ke UMKM mencapai 36,57 persen.

“Karena kita melihat begitu besarnya potensi kebutuhan pembiayaan dari UMKM nasional kita. Beberapa studi menunjukkan bahwa kebutuhan pendanaan UMKM di Indonesia baru dapat dipenuhi hanya sekitar 50 persen oleh sektor jasa keuangan kita,” jelasnya.

Maka dari itu, Agusman meminta Lembaga pinjol untuk lebih menggenjot lagi pembiayaan terhadap UMKM.

“Mengingat kehadiran industri ini adalah untuk melayani konsumen yang sebagian besar adalah kelompok masyarakat yang belum memiliki akses keuangan kepada lembaga jasa keuangan formal di negeri yang sangat kita cintai,” pungkasnya.

Sumber: Suara.com

 

Author

  • Darussalam J. S

    Darusssalam Jagad Syahdana mengawali karir jurnalistik pada 2003 di Fajar Banten--sekarang Kabar Banten--koran lokal milik Grup Pikiran Rakyat. Setahun setelahnya bergabung menjadi video jurnalis di Global TV hingga 2013. Kemudian selama 2014-2015 bekerja sebagai produser di Info TV (Topaz TV). Darussalam JS, pernah menerbitkan buku jurnalistik, "Korupsi Kebebasan; Kebebasan Terkorupsi".

Terpopuler

Share post:

Berita Lainnya
Related

Campur Aduk Perasaan Awinah Saat Dapat Hadiah Umrah dari Moch. Maesyal Rasyid

Berita Tangerang - Usia Awinah sudah mulai memasuki senja....

Bakal Calon Bupati Tangerang 2024 Mad Romli Makin Gencar Turun ke Desa-desa Menyapa Warga

Berita Tangerang - Bakal calon bupati Tangerang dari Partai...

Pj Wali Kota Tegaskan Komitmennya Dukung Pengembangan Kompetensi Buruh di Kota Tangerang

Berita Tangerang - Penjabat atau Pj Wali Kota Tangerang,...