Ciptakan Tenaga Pendidik Mumpuni, Peran Guru Penggerak Terus Digenjot Dindikbud Kabupaten Serang

Date:

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan atau Dindikbud Kabupaten Serang menggelar workshop kurikulum merdeka belajar di Cikeusal beberapa waktu lalu. (FOTO: dindikbud.serangkab.go.id)

Berita Serang – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan atau Dindikbud Kabupaten Serang terus menggenjot peran Guru Penggerak di Kabupaten Serang untuk menciptakan tenaga pendidik yang mumpuni.

“Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kabupaten Serang terus berupaya untuk meningkatkan kualitas pendidikan. Salah satunya yakni memaksimalkan peran guru penggerak,” kata Kepala Dindikbud Kabupaten Serang Asep Nugrahajaya kepada wartawan di Kabupaten Serang belum lama ini.

Asep menjelaskan, Guru Penggerak adalah program pendidikan kepemimpinan bagi guru yang bersifat transformasi, diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Indonesia di mulai tahun 2020.

“Kami kini mendorong untuk memberdayakan guru penggerak agar terus mengupdate pengetahuan baru, skill, hingga kompetensi dan kapasitas diri para tenaga pendidik,” ungkapnya.

Menurut Asep, saat ini Guru Penggerak SD di Kabupaten Serang jumlahnya mencapai 111 orang. Angka tersebut berasal dari angkatan 4 yang lolos sebanyak 26 orang, kemudian angkatan 7 sebanyak 20 orang, angkatan 8 ada 17 orang, dan angkatan 9 sebanyak 48 orang.

Selain itu, lanjut Asep, di Kabupaten Serang juga terdapat 10 Sekolah Penggerak yakni SDN Gegenceng Waringinkurung, SDN Graha Cisait Kragilan, SDN Tembakang 2 Pontang, SDN Kadupeurep Cinangka, SDN Kemang Tunjungteja, SDN Sasahan 2 Waringinkurung, SDN Taman Ciruas Permai Ciruas, SDN Binuang, SDN Mekarjaya Ciomas, dan SD IT Syifa Fikria Cikande.

“Guru penggerak ini aktif di komunitas belajar yang ada di setiap kecamatan dan sekolah,” kata Asep.

“Komunitas belajar merupakan sebuah forum yang fungsinya untuk saling bertukar pengetahuan dan pengalaman agar meningkatnya kapasitas guru,” sambungnya.

Asep mengatakan, sejauh ini Dindikbud Kabupaten Serang sudah 99 persen mengimplementasikan kurikulum merdeka secara mandiri.

“Kami yakin jika peran guru penggerak ini dapat berjalan maksimal, maka kualitas pendidikan di Kabupaten Serang akan meningkat. Karena peran guru sangat penting dalam pembentukan karakter siswa,” tutupnya. (ADV)

Author

Terpopuler

Share post:

Berita Lainnya
Related