Dua Hari Aksi Bersih-bersih, 102 Ton Sampah Diangkut dari Pantai Teluk Labuan

Date:

Sampah di Pantai Desa Teluk Dibersihkan
Dua hari aksi bersih-bersih, 102 ton sampah diangkut dari Pantai Teluk, Kecamatan Labuan, Kabupaten Serang, Banten ILUSTRASI: aksi bersih-bersih di Pantai Teluk. (Dok. BantenHits.com)

Berita Pandeglang – Dalam tempo dua hari selama menggelar aksi bersih-bersih, tim yang terlibat kegiatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia di Provinsi Banten, berhasil mengangkut 102 ton sampai dari Pantai Teluk, Kecamatan Labuan, Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten.

Direktur Jenderal Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan pada Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (Ditjen PPKL KLHK), Tulus Laksono mengatakan, aksi bersih-bersih sampah di Pantai Teluk tersebut merupakan rangkaian kegiatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia di Provinsi Banten.

“(Rangkaian kegiatan) ini sudah berlangsung sejak beberapa hari lalu, salah satunya konsen pada bersih-bersih sampah di pantai. Ada dua alat berat dan 10 armada pengangkut yang kita turunkan. Alhamdulillah di hari pertama kita sudah mengangkut 24 ton sampah, dan di hari kedua 78 ton sampah,” kata Tulus, Jumat, 7 Juni 2024, dilansir laman resmi Pemprov Banten.

Selain itu, pihaknya juga terus melakukan edukasi kepada masyarakat agar tidak membuang sampah di sungai. Sebab, selain mencemari lingkungan, sampah-sampah yang menumpuk di pantai itu merupakan kiriman sampah dari sungai.

“Jadi kita atasi dari hulunya juga, tidak hanya di hilirnya,” katanya.

Menyiapkan TPA Regional

Pada kesempatan itu, Penjabat (Pj) Gubernur Banten, Al Muktabar mengajak seluruh masyarakat Banten untuk bersama-sama menjaga kelestarian alam lingkungan sekitar. Hal itu penting dilakukan guna keberlangsungan kehidupan yang lebih baik bagi generasi bangsa.

Hari Lingkungan Hidup Sedunia yang digelar di Pantai Teluk itu mengusung tema Indonesia Coastal Clean-up, penyelesaian krisis iklim dengan inovasi dan prinsip keadilan itu dilaksanakan oleh Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Provinsi Banten yang bekerjasama dengan BUMN Pertamina Gas Negara (PGN) serta Kementerian LHK RI.

Al Muktabar mengungkapkan, esensi dari kegiatan ini adalah bagaimana kita semua bisa bersahabat dengan alam dengan segala potensi yang ada di dalamnya. Kalau itu sudah bersahabat baik dengan alam, maka kesinambungan akan terjadi dalam jangka panjang.

“Tapi kalau yang terjadi sebaliknya, maka akan banyak kerusakan yang itu mempersulit kehidupan kita,” jelasnya.

Dikatakan Al Muktabar, isu lingkungan hidup seperti global warming dan persoalan sampah saat ini tengah menjadi konsen berbagai negara di belahan dunia, termasuk Indonesia.

Pemprov Banten sendiri saat ini tengah mempersiapkan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) regional dengan memanfaatkan lahan kawasan hutan milik Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK).

Proses izinnya saat ini sudah dilakukan, sehingga mudah-mudahan dalam waktu dekat bisa dilakukan pembangunan.

“Sehingga nanti persoalan sampah di Provinsi Banten dengan seluruh Pemda-nya bisa terselesaikan,” ucapnya.

Sementara itu, Bupati Pandeglang, Irna Narulita mengucapkan banyak terima kasih atas perhatian Pemprov Banten kepada daerahnya yang begitu besar dalam berbagai hal.

Menurut Irna, penyelesaian persoalan sampah ini harus dilakukan bersama-sama secara pentahelix, tidak hanya pemerintah tetapi juga masyarakat serta peran dunia usaha.

“Kita juga sudah berikan edukasi kepada lima Desa di sekitar teluk ini agar membuang sampah pada tempatnya. Karena pantai teluk ini merupakan cekungan, dimana sampah-sampah dari sungai itu semua bermuara ke sini,” jelasnya.

Authors

  • Redaksi BantenHits
  • Darussalam J. S

    Darusssalam Jagad Syahdana mengawali karir jurnalistik pada 2003 di Fajar Banten--sekarang Kabar Banten--koran lokal milik Grup Pikiran Rakyat. Setahun setelahnya bergabung menjadi video jurnalis di Global TV hingga 2013. Kemudian selama 2014-2015 bekerja sebagai produser di Info TV (Topaz TV). Darussalam JS, pernah menerbitkan buku jurnalistik, "Korupsi Kebebasan; Kebebasan Terkorupsi".

    View all posts

Terpopuler

Share post:

Berita Lainnya
Related