Ketua Ikatan Pemulung Indonesia Sebut Galon Sekali Pakai Ramah Daur Ulang dan Bernilai Ekonomi

Date:

Proses pemilahan sampah plastik yang ada di Gudang Pointtrash Cisaat, Kabupaten Sukabumi.(FOTO: Istimewa)

Berita Jakarta – Galon air minum sekali pakai merupakan inovasi yang baik karena ramah daur ulang, serta memiliki nilai ekonomi yang tinggi.

Hal tersebut disampaikan Ketua Umum Badan Pengurus Pusat (BPP) Ikatan Pemulung Indonesia (IPI), Pris Polly Lengkong.

“Sederhananya begini, untuk satu kilogram, pemulung dimudahkan, cukup mengumpulkan galon sekali pakai empat sampai lima galon saja. Karena ukurannya besar, mudah dilihat. Sedangkan botol PET (Polyethylene Terephthalate) harus mengumpulkan puluhan atau ratusan botol baru mencapai 1 kilogram. Galon sekali pakai merupakan inovasi terbaik dan memiliki nilai tinggi,” kata Pris saat dihubungi, minggu lalu.

Pada kesempatan itu, Pris mengklarifikasi keterangan sebelumnya yang sebagian dikutip media.

“(Pemulung) Bukan tidak tertarik mengumpulkan, tetapi memang harga plastik daur ulang secara keseluruhan sedang mengalami penurunan,” jelasnya.

Pris Polly memperkirakan, harga plastik PET daur ulang yang semula Rp 7.200 sekarang turun di angka Rp 6.100 per kilogram, lantaran banjirnya limbah plastik import sebagai penyebabnya.

“Banjirnya produk plastik kemasan jadi dari Cina masuk ke Indonesia 2 ton,” ungkapnya.

Polly berharap, harga semua jenis plastik kembali normal, supaya IPI dapat meningkatkan pengurangan sampah, dengan aktivitas pengumpulan sampah yang maksimal.

“Kalau seadainya plastik makin turun makin tidak jelas bagaimana kita hidup, bagaimana teman-teman pemulung pengumpulan sampah itu bisa maksimal,” jelasnya.

Saat ditanya soal apakah ada dukungan atau pendampingan dari produsen AMKD, misalnya Danone atau Le Minerale, dirinya membeberkan bahwa sebelumnya di tahun 2020 sampai 2022 organisasinya bekerjasama dengan Le Minerale di Jawa Tengah. Progresnya saat itu sangat bagus dan bisa berkembang. Buktinya, yang tadinya dari wilayah Sukoharjo berkembang ke wilayah Klaten dan terus ke Karang Ayar dan daerah lain.

Selanjutnya, IPI berusaha mendekatkan diri ke Danone Aqua, hal itu dilakukan IPI memiliki gerbong anggota pemulung di 27 Provinsi yang harus diperhatikan. IPI berusaha mendekatkan diri kepada produsen, dan terjalin kerjasama dengan Danone Aqua.

“Sekarang ini, kemarin sudah melakukan tanda tangan kerjasama dengan Danone dalam meningkatkan pengumpulan sampah plastik di Bangka belitung. Teman teman di Bangka belitung sedang menjalankan kerjasama IPI ini.semoga berjalan dengan baik,” tutupnya.

Author

  • Darussalam J. S

    Darusssalam Jagad Syahdana mengawali karir jurnalistik pada 2003 di Fajar Banten--sekarang Kabar Banten--koran lokal milik Grup Pikiran Rakyat. Setahun setelahnya bergabung menjadi video jurnalis di Global TV hingga 2013. Kemudian selama 2014-2015 bekerja sebagai produser di Info TV (Topaz TV). Darussalam JS, pernah menerbitkan buku jurnalistik, "Korupsi Kebebasan; Kebebasan Terkorupsi".

    View all posts

Terpopuler

Share post:

Berita Lainnya
Related